Rekonstruksi Waktu

Rekonstruksi Waktu

  • WpView
    LECTURES 54
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadTerminé dim., juin 23, 2019
Aku tidak menyalahkan alam semesta dan dunia, menemukan harapan di hari-hari kelam, berfokus pada kepercayaan bahwa akan ada hari-hari cerah dan kembali merekah. Menikmati rintiknya hujan yang jatuh sebagai kenyamanan membaca masa depan, bukan terpagu memutar kenangan. Sementara, aku menuliskan puisi karena kesedihan tidak bisa menuliskan dirinya sendiri, karena gelora kehilangan tidak bisa mengabarkan gaduhnya sendiri. Mungkin suatu saat waktu akan menamparmu dengan sangat bijaksana, saat sepi yang akhirnya mengumpulkan lara menutup paksa katup bahagia pada hati yang terbiasa oleh kecewa.
Attribution Creative Commons (CC)
#84
kemarau
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Senja Setelah Hujan Desember
  • Dia Hujan dan Cinta Pertama
  • CERPEN (END)
  • Perihku Ditinggalkan
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Rain-A
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Patah Hati Paling Disengaja
  • 13 Short Stories
  • Senja Rindu Pagi

Sederas hujan air mata yang menyaksikanmu pergi Sesetia senja yang tak pernah berjanji namun selalu kembali. Aku akan menunggumu. demi Desember yang telah menertawaiku. demi Hujan yang sudah mengetahui tangisku dan demi Senja yang padanya aku menitipkanmu. Warning: cerita ini murni dari hasil pemikiran saya sebagai penulis. Hasil kerja keras saya. Sangat dilarang keras untuk mengkopy paste apalagi meremake cerita ini. Mari saling menghargai sesama penulis.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu