Rekonstruksi Waktu

Rekonstruksi Waktu

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 23, 2019
WpInfo
Poetry
Aku tidak menyalahkan alam semesta dan dunia, menemukan harapan di hari-hari kelam, berfokus pada kepercayaan bahwa akan ada hari-hari cerah dan kembali merekah. Menikmati rintiknya hujan yang jatuh sebagai kenyamanan membaca masa depan, bukan terpagu memutar kenangan. Sementara, aku menuliskan puisi karena kesedihan tidak bisa menuliskan dirinya sendiri, karena gelora kehilangan tidak bisa mengabarkan gaduhnya sendiri. Mungkin suatu saat waktu akan menamparmu dengan sangat bijaksana, saat sepi yang akhirnya mengumpulkan lara menutup paksa katup bahagia pada hati yang terbiasa oleh kecewa.
Creative Commons (CC) Attribution
#327
kekasih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Rindu Pagi
  • April Rain
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Dia Hujan dan Cinta Pertama
  • Sandikala (Senja Yang Hirap Dari Cakrawala)
  • 31 Months for You (Revisi)
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Andai bisa
  • En Rêve [COMPLETE]
  • Rain-A

[Completed] Kepada Semesta. Ingin kumengadu. Bahwa Senjaku telah merindukan Paginya. Dan penaku ingin terus menari dalam aksara agar hati tak lagi sesak. Copyright© 2017, by Rainyshaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines