PARADOX
  • WpView
    Reads 11,576
  • WpVote
    Votes 1,466
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 5, 2022
[CERITA SELESAI] ✔️ Adakalanya perasaan itu salah memilih tempat berlabuh. padahal perjalanan cinta masih jauh. Namun, ia telah lebih dulu berhenti. serasa terapung ditengah lautan, dengan keadaan hilang daratan. panggil dia Dea. Yang terpaku rasa pada seorang cowok namun tak dapat mengungkapkannya. Dea tidak peduli cowok yang ia sukai malah menyukai orang lain. Ia tetap pada pendiriannya. Namun, bagaimana dengan keadaan Althaf, yang tiba-tiba kehadirannya menjadi warna sendiri bagi Dea. Walau Dea tak pernah menyadarinya. inilah tentang mereka. kisah pertemanan yang berusaha membuktikan bahwa tak selamanya cinta dan persahabatan itu bersebrangan jauh. Namun, adakalanya mereka dapat berjalan bersisian. Walau terkadang harus diiringi dengan saling mengikhlaskan. Melepas apa yang telah di nanti-nanti sejak lama. Demi bahagia yang seharusnya sudah lama ada. -PARADOX-
All Rights Reserved
#958
spiritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Only You | ✅ [SUDAH TERBIT]
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]
  • Tertulis Dalam Doa
  • Takdir Yang Menentukan [End] ✅
  • AKADIBA • Rasa dan kita (END)
  • Me and My Hubby
  • HAFIDZA
  • Zarah
  • Humaira Aghata Asilla[Selesai]

| TEEN FICTION - SPIRITUAL | | Welcome to sequel of Halaqoh Cinta | | Cerita berdiri sendiri. Bisa dibaca tanpa harus membaca Halaqoh Cinta terlebih dahulu. | Aku bukanlah orang yang pandai berteman. Aku juga bukanlah orang yang pandai bicara. Aku juga sangat tidak pandai menyampaikan isi pikiran serta hatiku. Tapi semuanya mulai berbeda, saat kamu diam-diam datang menyusup di setiap hariku. Padahal suara berisikmu itu seperti akan meledakkan gendang telingaku. Tapi nyatanya, justru itulah yang membuat rasa berbeda hadir dalam hati. Only You, 2019 © Hapsyah Nur Falah

More details
WpActionLinkContent Guidelines