SENADA {ENDING}

SENADA {ENDING}

  • WpView
    Reads 968
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Melalui lagu, hatiku tak lagi beku. Melalui nada, hariku berwarna. Dan melalui suara, ku merasa sempurna. Kamu lah nada suara di dalam laguku yang tak pernah membuatku ragu. Judul yang random dan pertemuan yang random pula antara Sena dan Nada . Gimana kisah mereka? Ayok baca cerita SENADA yang tak ada duanya. Ini ceritanya beda gak sama kayak yang lainnya , coba deh baca 1 atau 2 part dulu pasti ketagihan 😉
All Rights Reserved
#49
angkasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Tentang Zeeya
  • Jingga dan Senja 2 [PROSES REVISI TANDA BACA]
  • Diary [COMPLETED]
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Heartbeat
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • ANARAN
  • SENJA JINGGA

Bukan tentang senja yang terlupa, melainkan tentang fajar yang memberi kita rasa. Suatu hari, adakalanya kita menemui kesulitan. Dan hari berikutnya, akan merasakan pencapaian yang luar biasa. Lalu suatu hari, akan jatuh lagi dan merasa tertekan. Lalu kamu menghela napas, berpikir tidak bisa menanganinya lagi. tapi kemudian, kamu melihat sesuatu yang lucu dan tertawa. Kamu makan sesuatu yang enak dan rasanya lezat. Dan kamu merasa senang saat melihat seseorang yang kamu sukai. Kurasa ini adalah sebagian dari hidup, bukan? tapi begini, semua suka dan duka ini terkadang sangat melelahkan. Semua ini menjadi sangat melelahkan, tapi meskipun demikian, hidup masih berlanjut, waktu tak berhenti. Angin masih berhembus menerpa dedaunan hingga gugur, air masih mengalir ke tempat yang ia tuju. Cerita itu tidak memiliki akhir, karena semua akhir adalah awal yang baru, Cerita ini tentang masa lalu, masa kini dan masa depan. Kita terpaku diantara tiga fase itu. Dan pada akhirnya pun semua orang akan pergi, meskipun sudah kita genggam erat sepenuh hati. . . . . Catatan dari Zeeya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines