Sebuah Janji [End]

Sebuah Janji [End]

  • WpView
    Reads 2,504
  • WpVote
    Votes 1,037
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Sun, Dec 25, 2022
[TAMAT] (Follow sebelum membaca) √ Perjanjian memang sebuah janji yang wajib untuk di tepati. Namun apalah daya jika janji kita kita ingkari sendiri. Bukan soal apapun tapi soal hati yang mungkin kita tidak bisa setia pada janji kita. Kisah ini di mulai dari kevin yang berjanji akan menikahi seorang perempuan yang ia temui untuk pertama kalinya. Namun bisa apa bila ia terjerat pada cinta yang lain, sedangkan ia sudah berjanji pada orang lain. Apakah ia harus menepati janji itu, ataukah ia harus mengikuti kata hatinya? Apabila kata hati itu mengungkapkan bahwa ia harus beringkar apakah Kevin bisa mengingkari janjinya? Cerita ini bisa menjawab semuanya. Selamat membaca! :) || CERITA SEDANG TAHAP REVISI ||
All Rights Reserved
#367
percintaanremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Felicia> Januari With You
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI
  • Story of My Life With You
  • ZiAron [END]
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Random Story
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Resonansi
  • My Brother Is My Husband✓
  • OUR PROMISE

‎Hendra... ‎seorang anak SMP yang bahkan tak lagi bersekolah. ‎Kulitnya legam, senyumnya pelan, ‎hidupnya penuh hinaan dan tatapan jijik. ‎ ‎Ia hanya ingin dagangannya laku... ‎dan pulang tanpa luka yang terlalu dalam. ‎ ‎Hingga suatu hari, ‎datanglah seorang gadis seperti bidadari. ‎Felicia. ‎ ‎Gadis cantik bermata sipit, keturunan kaya, ‎berjalan pelan ke arahnya... ‎lalu bicara dengan suara paling lembut yang pernah ia dengar. ‎ ‎Felicia tidak takut, tidak jijik. ‎Ia menggenggam tangan Hendra... ‎menemani dagangannya, duduk di sisinya, ‎dan mencintai dia-yang bahkan tak pernah mencintai dirinya sendiri. ‎ ‎Hari demi hari, Felicia menjadi cahaya. ‎Membuat Hendra tersenyum. Membuatnya percaya... ‎bahwa seseorang sepertinya bisa dicintai... bisa berarti. ‎ ‎Tapi cinta seperti Felicia tak datang untuk selamanya. ‎ ‎Dulu, seorang kakek pernah berkata, ‎"Kalau suatu hari... ada seseorang yang datang padamu, ‎seseorang yang mustahil untuk hadir dalam hidupmu... ‎tapi dia datang, menoleh, tersenyum, lalu duduk di sebelahmu, ‎biasanya... dia hanya dikirim untuk sebentar saja. ‎Untuk membuatmu merasa dicintai, ‎untuk menyembuhkan hatimu yang diam-diam patah. ‎Lalu setelah itu... dia akan pergi. ‎Bukan karena tak cinta... ‎tapi karena Penciptanya memanggil pulang." ‎ ‎Benarkah... Felicia akan pergi? ‎Apakah cinta sehangat itu... hanya datang untuk dikenang? ‎Dan bila benar ia akan hilang... ‎mampukah Hendra mengucap selamat tinggal... pada satu-satunya cahaya dalam hidupnya? 💔 ‎.

More details
WpActionLinkContent Guidelines