We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
 Possesive Boyfriend

Possesive Boyfriend

  • WpView
    Reads 386
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
**** "Zizi jangan main hujan nanti kmu sakit "ujar Rehan "Gk mau, sini kejar aku kalau bisa"ucap Zizi sambil menjulurkan lidahnya "Awas yaa kalau kamu ketangkap"ujar Rehan sambil berlari mengejar gadisnya Mereka berlari dibawah derasnya air hujan yang membuat tawa diantara mereka Tapi sekarang semua itu hanya tinggal sebuah kenangan manis yang selalu tertinggal di hati seorang gadis cantik,gadis malang itu selalu merindukan possesivenya sang kekasih yang sekarang telah pergi meninggalkannya untuk selamanya Gadis itu adalah Azzahra Pramudia putri dari pasangan Reza pramudia dan Nabila shakilla, gadis yang dulu selalu ceria setiap waktu sekarang menjadi seorang gadis pendiam yang selalu menatapi kesedihannya. ....
All Rights Reserved
#6
posesiveboyfriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love In Profession[End]
  • Wounded Angel✅
  • seindah senja abadi
  • VALOROUS
  • B͇l͇i͇n͇d͇ ͇W͇o͇m͇a͇n͇ // (selesai)
  • Beetwen Us
  • after break up (hiatus)

-Cerita ringan dan enggak berbelit,semoga suka -Belum di Revisi Cut Syifa Azzahra adalah seorang mahasiswi kedokteran yang terpaksa harus berhenti mencapai impiannya dan menjadi guru di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk pikuk kota lalu bagaimana kah pertemuan nya dengan seorang Dokter Muhammad Alzam yang menjadi relawan saat desa yang ia tempati sedang mengalami bencana alam ___ "ya allah , saya tidak punya hak untuk memarahi dokter, saya hanya mengingatkan, saya juga pernah telat tapi tidak marah saat di tegur" zara berjongkok untuk mengikat tali sepatunya yang lepas, dengan mulut tidak hentinya mengoceh "Pokok nya kamu memarahi saya zara! hati saya benar benar sakit" seperti biasa dengan tampang sok sedih dan satu tangan mengelus dada "sekarang apa lagi yang mau kamu lakukan? oh, saya tau, sepertinya kamu mau saya mati dengan tidak memberi saya makan pagi dan siang" zara menghela nafas pelan, mengumpulkan ogsigen, mengumpulkan ogsigen sebanyak banyaknya, rasanya beban hidupnya akan bertambah sekarang. oh tidak melainkan sejak kemarin

More details
WpActionLinkContent Guidelines