Sky Light - Alina

Sky Light - Alina

  • WpView
    Membaca 70
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jun 27, 2019
"Masalah terberat remaja sekarang Selalu merasa perjuangannya di sia - siakan Padahal dianya aja yang terlalu berharap" "Kita tidak bisa menghakimi anak remaja tanpa lebih dulu memahami kehidupan" "Dan kalau kamu membuat seseorang mengangis, seharusnya bukan meminta maaf, tetapi juga harus mengembalikan senyumnya" Penasaran?? Mau tau kisah Alina dan Regal seperti apa alur nya? Ga usah di deskripsiin kali yah yang kepo mari mampir dan Jangan lupa like, comment dan follow yah🙌 . . . .#Proses masih belajar tolong dibantu yah
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#248
cute
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ALVANSA [Completed]
  • DeaSea
  • CERITA CINTA SMA (END) REVISI
  • ALANA (COMPLETED)
  • Garis Luka
  • Garis yang Memisah
  • Sadena
  • My Posesif Brother
  • REVANARA

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan