Angan Bahagia

Angan Bahagia

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 19, 2019
Ragaku ditengah gempita Jiwaku dikuasai gulita Aku mencari pelita Aku yang sendiri Aku yang terhina, dan terabaikan masihkah ada kebahagiaan untukku? Aku tegar jika kau lihat, namun aku rapuh jika kau ingin tahu. Aku itu apa? Aku bahkan tak penting dalam kisahku sendiri. Hanya seorang pelengkap kehidupan orang lain. -------------------------------- - Jalanku, ceritaku sekarang hanyalah kepura-puraan belaka, tunggu aku kembali ke jalan ceritaku yang sebenarnya - Aivierea Rainêas - Hidupmu penuh dengan luka, mampukah aku menjadi penawar sedihmu?! - Alverio Mêlano
All Rights Reserved
#229
psycho
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BULAN [Selesai]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Delan [slow update]#SMW
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • ELGITA  (TERBIT)
  • ALEYA~~
  • DIARY DAN DARA (√)
  • ALONE
  • Air Mata Elara

Sequel dari cerita BULBUL! [ Usahakan follow dulu sebelum baca wk ] Yang belum baca cerita BULBUL! Disarankan sebelum baca ini, silahkan baca terlebih dahulu. Masih komplit, namun belum di revisi; _Happy reading_ Blurb: 13 tahun sudah Kenzo pergi. Pergi untuk selamanya, tak akan pernah kembali, tak akan pernah ada yang membela dirinya, tak ada pelindung bagi dirinya lagi seperti dulu. Sekarang Bulan hanya bisa berangan saja tentang semua itu. Dan akibat kejadian itu, Bulan harus menanggung kebencian Winda. Tidak! Sungguh, Bulan tidak membenci Kenzo akan hal itu. Bahkan Bulan membenci dirinya sendiri. Lantas, kenapa tidak dirinya saja yang pergi, kenapa harus Kenzo? Jika dia yang akhirnya akan dibenci, dibenci Mama. Percayalah itu lebih menyakitkan dari apapun. Tapi, apakah seorang Ibu bisa benar-benar membenci darah dagingnya sendiri? _____________ "Gue gak ada perasaan sedikit pun sama Lisa. Lo jangan marah kaya gini, gue anggap Lisa cuma sekedar teman, gak lebih." "Tapi Van---" "Dan satu lagi. Lisa itu di Jakarta gak punya keluarga Bul. Orangtuanya di luar negri, gak kaya lo atau gue yang masih ada orang tua disini. Lo tau, Lisa cuma punya gue disini." Percakapan dirinya bersama Devan beberapa waktu lalu, terus terngiang di telinganya. Apakah dirinya memang tidak bisa merasakan kebahagiaan sedikitpun? Setidaknya Bulan ingin merasakan kebahagiaan walaupun itu dari orang lain. Tapi, nyatanya semesta memang tidak membiarkan akan hal itu. __________ Start: 10 September 2021 Finis: 06 Januari 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines