562 KM
  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 8, 2019
Pulang kampung menjadi dambaan setiap insan yang rindu akan kampung halamannya. Tapi siapa sangka perjalanan 562 KM ini membawa kedua bersaudara Deva dan Nada pada hal-hal yang tak terduga. Dari Ibu Kota hingga Kota Pelajar, apa yang akan mereka lalui? Bagaimana nasib mereka? Akankah mereka tiba dengan selamat? Perjalanan 562 KM seolah menjadi kertas bagaimana kisah mereka akan tertulis disana. Selamat membaca...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karena Kamu Rumahnya
  • Titik Terbaik | END
  • Dia Adalah Kakak Kelasku
  • SATU DARAH
  • The First, Not the Last
  • Asael
  • 2 WOUNDED SOULS ( ON GOING! )
  • Apakah Kita Bisa Bersama
  • EPIPHANY
  • Barisan Buku [✔]

"Gue datang karena cinta, berjuang karena yakin. Gue terus bertahan dan balik lagi buat dia, walau kadang rasanya capek sendiri. Tapi ternyata, takdir punya rencana lain. Gue dipertemukan sama lo-seseorang yang nggak pernah menghakimi gue, bahkan saat gue salah. Lo yang selalu ngargain sekecil apa pun yang gue kasih, tanpa nuntut balik." ~Aqevra Naylashine Al Zhafira~ Aqevra rela pindah sekolah demi berada di samping pacarnya-Calven Arelliano Freyx. Alasan Aqevra pindah bukan hanya sekadar itu saja. Tapi ada banyak hal yang... tidak semuanya harus diceritakan, bukan? Cukup ikuti saja perjalanannya. "Ternyata itu lo? Atau gue cuma halu karena mengharapkan lo datang? Tapi itu mirip sekali. Gadis manis, bersiap-siaplah untuk berpaling dari laki-laki tidak bertanggung jawab itu." ~Zevran Arelle Narellan~ Kesimpulannya adalah.... kamu punya cinta, tapi hanya Tuhan yang mampu membolak-balikkan hati dan perasaan, mengatur takdir yang tak bisa kita tebak atau lawan. Bagaimana jika orang yang kamu cintai justru menjadi alasan terbesarmu untuk terluka? Mampukah kamu bertahan atau memilih untuk pergi saat segalanya mulai runtuh? Saat janji berubah menjadi dusta, dan harapan perlahan memudar, apa yang akan kamu pilih: bertahan dalam luka atau mencari kebebasan yang baru? WARNING!!! Jangan cuma jadi penonton, ikuti cerita ini sampai titik terakhir. Karena jawaban yang kamu cari ada di sana. semua jawaban ada di halaman berikutnya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines