Love and Lust

Love and Lust

  • WpView
    Reads 236,207
  • WpVote
    Votes 1,947
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Aug 11, 2020
"Bim, peluk aku boleh?" ucap Rissa dengan manja. "boleh, peluk dari mana nih depan atau belakang?" jawabku dengan genit. Rissa pun menarik tangan kananku dan melilitkan tangan ini mengitari perutnya yang kecil dan rata. ku tatap dia dari arah belakang, ku cium rambutnya yang hitam dan tergerai panjang itu dengan halus. " Bim, apakah kamu benar-benar mencintaiku?" tanya rissa dengan suara sendu. Tanpa berkata aku membalikkan badannya dan mengarahkann wajahnya padaku, ku tatap dia sangat lama. pelan-pelan ku arahkan bibirku yang tebal ini ke keningnya sebagai bukti betapa aku sangat menyayanginya. Mohon yang membacanya sudah berumur 17+ ke atas yaaaa ^^ bacalah cerita sesuai dengan umur teman-teman yaaa jangan lupa like ataupun komen setiap jalan ceritanyaa, agar saya lebih semangat lagi dalam menulissss Gomawoooo ^_^
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketraka Mafy
  • SAUDARA TIRI (Completed)
  • HAPPIEST WOUND (SELESAI)✅
  • JAM 3 SORE
  • Be Yours
  • Gadis Kesayangan Fian (Rombak Bentar)
  • DENDAM
  • Sebelum Pelukannya Membuatku Tertidur
  • My Bae 1 - DJIERA [TAMAT]
  • Semu [Completed]

[Story Completed] Harusnya Tuhan menciptakan waktu berjalan dua arah supaya aku bisa kembali ke masa lalu untuk menghapus semua penyesalanku. Penyesalanku karena aku menyia-nyiakan perasaanmu yang begitu tulus padaku, menyia-nyiakanmu yang pernah menjadi milikku. Jika ada yang harus aku sesali, itu adalah ketika aku baru menyadari bahwa perasaan ini muncul setelah kepergianmu. Dan aku menyesal karena tidak bisa mengulang waktu untuk memperbaiki segalanya. - Yolanda Amelia, 17. ⚫⚫⚫⚫ "Kenapa kamu mau nerima aku?" Satu alis Yola terangkat. "Apa maksud lo nanya kayak gitu?" "Ya gapapa sih." "Aku tau dari dulu kamu dingin banget sama aku, Yol. Tapi sekarang? Kenapa kamu malah nerima aku? Kenapa?" "Nggak sedikit yang bilang kalau kamu menerima aku karena permainan truth or dare yang kamu mainin sama teman-teman sekelas kamu. Kamu kena dare buat nerima laki laki yang nembak kamu, siapapun itu. Itu nggak bener 'kan?" Arya tersenyum miris. ⚫⚫⚫⚫ Ketraka Mafy Copyrights © 2018

More details
WpActionLinkContent Guidelines