Kirana si gadis cantik yang memiliki sifat periang ini diam-diam mempunyai sebuah perasaan kepada seorang cowok dan kebetulan cowok itu bersekolah di sekolah yang sama dan bahkan satu kelas dengan gadis itu.
Selama bertahun - tahun gadis itu menutupi perasaannya bahkan sampai sekarang dia masih saja mempunyai perasaan yang sama kepada cowok itu dan sampai sekarang juga gadis itu tidak pernah tahu apakah dia memiliki perasaan yang sama atau tidak. Dengan cara yang begini dia harus menanggung resiko patah hati terus menerus karna dia tidak mengetahui hal-hal tentang cowok itu.
"Gue sakit hati la. Tadi waktu gue lagi jalan di koridor sama Davin gue denger ada yang bilang kalo Tristan jadian sama Rahma la."
"Serius lo?" tanya Kaila tak percaya.
"Iya serius la. Gue mau nyerah aja la, gue capek kaya gini terus. Tapi gue pengen ngungkapin semuanya dulu ke Tristan. Tapi gue takut la." Kirana menangis pelan.
"Sabar ya kir. Mungkin Tristan emang ga baik buat lo. Menurut gue lo emang harus ngungkapin semua yang lo rasain selama dua tahun lebih ini ke Tristan. Mungkin kalau lo gabisa cara dengan ngomong langsung, lo masih bisa pake cara lain kir."
"Pake cara apaan la?"
"Lo bisa nulis surat buat dia kir. Di dalam surat itu lo harus tulis semua apa yang lo rasain selama ini." ucapnya.
Happy Readings Guys❤️
Don't Forget To Vote and Comment😘
"Pergi aja bangs*t!!!"
"Gak."
-------
"Janji sama gue Star, setelah ini lo harus jadi pengganti gue. Alagars butuh ketua."
-------
"Gue cuma gak nyangka aja, ini cepet banget Bri."
-------
"Papah dengar kabar kalau Devon meninggal, ini semua pasti karena mu."
"Iya gue yang bunuh kenapa? Mau masukin gue ke penjara? Silahkan!"
-------
"Lo tahan ya Le. Bentar lagi. Please gue mohon tahan sebentar lagi, ambulan bakal dateng Le."
-------
"GAK! INI ITU SALAH DIA! SALAH ANAK SIALAN ITU! DASAR KAMU ANAK PEMBAWA MASALAH!"
-------
"Lo tau? Lo udah buat gue khawatir."
-------
"Cepet sembuh, biar cepet sekolah. Soalnya PR banyak."
-------
"Lo mau jadi cewe gue?"
-------
"Kalau mau bunuh gue, jangan setengah-setengah Pah, sakit."
"Setelah lo sakitin badan gue, lo pergi. Cuma Bi Inah yang gak pernah bosen buat ngobatin luka-luka di tubuh gue. Setiap malam gue gak bisa tidur nyenyak karena badan gue yang sakit akibat pukulan lo. Dan pipi gue yang selalu terasa nyeri akibat Tamparan lo."
-------
"gue hamil."
-------
"Aku mau tidur dulu, siapa tau pas bangun rasa sakitnya hilang."
-------
"Selamat malam tuan Octanius."
-ALSTARAN-
[Follow sebelum baca!!!]
[Dan tinggalkan jejak vote dan comment setelah membaca!!!]
Maaf kalau penulisannya masih berantakan, Author males revisi.