MEREKA MENYAMBUT

MEREKA MENYAMBUT

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 26, 2019
Mungkin kalian tidak akan pernah tahu cerita ini,aku-pun begitu. Tentang berapa banyak jiwa keikhlasan di diri kita? Apakah bisa kita hitung? Seperti halnya Tentang berapa kali-kah kita bernafas? Aku tidak tau. Cerita ini juga tidak akan memberi jawaban tentang itu, cerita ini adalah tentang perjuangan seorang santri dalam mencari jiwa keikhlasan. Bukankah keikhlasan itu bisa dipetik kapan saja? Ya setelah menanamnya. Harus menunggu sampai lama. Namun sampai kapan dia harus menunggu? -DAHAJULF
All Rights Reserved
#409
kebersamaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Better With You
  • With You Until Jannah
  • Zidan With Syakira
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • I Love Gus (OPEN PO)
  • Cinta Sendiri
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • NO Khalwat UNTIL Akad (Halal Bersamamu)
  • SENJA UNTUK ALESHA

Tujuh remaja yang di pertemukan pada sebuah pertemanan dengan unsur kekeluargaan dan keagamaan Santri pekok julukan mereka, remaja yang tengah mengabdi di salah satu pesantren yang ada di Kudus, disinilah kisah pertemanan mereka dimulai Akankah mereka berhasil menyelesaikan masa pengabdiannya? bagaimana kehidupan mereka di pondok? متى يجد العبدلذة الراحة؟: قال: عند أول قدم يضعها في الجنة "Kapankah seorang hamba merasakan nikmatnya rehat?" Imam Ahmad ibn Hanbal menjawab: "Ketika kakinya pertama kali menginjak surga". -Thabaqat al-Hanabilah 1/293

More details
WpActionLinkContent Guidelines