FOLLOW SEBELUM MEMBACA!
BELUM DI REVISI-!
BEBERAPA CHAPTER MASIH MEMILIKI BANYAK KESALAHAN DALAM PENULISAN. MOHON PENGERTIANNYA.
••••
Meli Amara, hidupnya yang dulu baik-baik saja berubah ketika ibu yang mengasuhnya meninggal membuat sosok Meli menjadi pendiam dan terasa jauh.
Perubahan hidupnya juga bertambah ketika jati dirinya terungkap. Namun dengan kejadian itu ia dipertemukan dengan 'Mereka'. Mereka yang masuk dalam hidupnya, hatinya yang sunyi menjadi lebih hangat.
Hanya saja Dewa dan Dewi seolah mempermainkannya saat ia di beritahu bagaimana rasa kecewa.
Hingga sosoknya menjadi semakin pendiam. Hatinya beku akan segala emosi, ia seperti makhluk fana yang berdiri di ketinggian dunia, menatap ke bawah dengan tenang, wajah tanpa emosi di pasangkan dengan mata yang dalam memancarkan rasa dingin dan acuh tak acuh, seolah dunia ada di genggamannya.
Segala Elemen dan Kekuatan ada di genggaman tangannya bahkan cuaca tunduk padanya.
Kehancuran dan keselamatan ada pada dirinya. Ia bisa menjadi Dewi yang cantik dan suci namun di sisi lain ia juga bisa menjelma menjadi Iblis wanita yang kejam dan tak kenal ampun.
Itulah Dia. Sang pemilik segala elemen dan kekuatan. Sang pengendali cuaca, Meli Amara.
"Jalani takdirmu. Sementara aku akan menjalani takdirku, menjaga keseimbangan."_Meli Amara
*****
Fyi : Chapter awal penulisnya tidak teratur namun Chapter berikutnya telah saya usahakan menjadi lebih baik.
Tamat : 4 Januari 2022
Akhir-akhir ini, Elle merasakan ada yang ingin keluar dari dalam dirinya. Dan tak disangka sangka, sebuah kejadian yang akan merubah semua kehidupan Elle dan jati diri Elle yang sebenarnya akan terungkap.
Elle bahkan hampir tidak percaya dengan semuanya. Apalagi saat ibu yang mengurusnya mengatakan bahwa ia bukan anak kandungnya. Shock? Tentu saja! Dia ingin menemui ibu kandungnya. Ia bingung. Ada apa dengan semua ini? Kenapa ibu kandungnya menitipkannya? Apa yang sebenarnya terjadi?
Pertanyaannya terjawab saat ia masuk ke Magia Academy. Sekolah sihir dengan kemampuan yang beragam.
Dan disinilah....
Petualangan dan Masalah akan dimulai.
"Kau pernah berfikir tidak? Kalau ada kehidupan lain diluar sana selain bumi," ucapku tiba-tiba. Vika menoleh dan raut wajahnya mengekspresikan kebingungan setelah itu dia tertawa.
"Hei kenapa kau malah tertawa Vika?" Tanyaku.
"Lucu saja. Orang pintar seperti mu memikirkan hal bodoh seperti itu."
Penasaran? Yuk baca.
Don't copy my story!
Murni hasil pemikiran sendiri.
Jangan jadi pembaca gelap! Dimohonkan untuk meninggalkan jejak ya readers!
Start : 1 April 2020
Finish : 17 Maret 2021