Take Your Way

Take Your Way

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 8, 2023
Berawal dari terpilihnya ia menjadi salah satu perwakilan sekolah untuk kegiatan pertukaran pelajar setiap tahunnya ke Singapura. Sungguh keberuntungan bagi Di. Ini salah satu kesempatan emas yang bisa ia manfaatkan untuk menemui seseorang yang paling Di sayang. Orang yang paling berharga untuknya. Hingga tiba-tiba Di mendapatkan persyaratan. Bahwa ia harus membujuk kakak kelasnya. Di kira, syarat tersebut bukanlah hal yang rumit. Sampai akhirnya Di mengetahui kalau ternyata kakak kelasnya ini adalah seorang cowok yang labil. Kadang baik, kadang datar, kadang jail, kadang ngeselin. Satu hal yang pasti; Orang yang dia hadapi adalah seorang bermulut tajam yang ucapannya dapat menancap tepat ke hati. ***** Disinilah kisah Di yang sebenarnya dimulai. Tentang apa saja tantangan dan kesulitan yang Di alami agar persyaratannya dapat terpenuhi. Hingga sedikit demi sedikit fakta masa lalunya yang paling ia benci dan sudah mulai ia lupakan, mulai terkuak. **** Akankah Di memilih bertahan? Ataukah ia menyerah? ****
All Rights Reserved
#444
fakesmile
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Just You
  • Diano Dan Aila
  • I Missing You (COMPLETED)
  • Mencintai Dalam Diam
  • Amour (COMPLETE)
  • RAJAWALI
  • Juan [REVISI]
  • Self Injury's(complete)✔
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines