Maliefa
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 26, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Hei, anggaplah aku bodoh, mencintainya selama 7 tahun. Dan dia hanya menganggapku teman dari orang yang dia sukai, tepat saat aku mulai menyukainya. Aku tak menyukai friendzone atau semacamnya. Dan aku tak pernah punya seseorang yang bisa dikatakan teman baik, sahabat, atau semacamnya. Aku selalu sendirian, entah itu introvert, atau memang tak ada yang mau berteman denganku. Apa aku sebodoh itu? Atau ini sudah masuk obsesi? Obsesi dimana seseorang yang berasal dari keluarga yang memuja kesempurnaan, bertemu dengan seseorang yang hampir sempurna? Aku pun tak tahu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Bertali Luka
  • A Little Foolishness (END) - PINDAH KE KUBACA
  • Jovia is Back ( 21+) END✅
  • Jodohku
  • Your, Mine, Us
  • HE IS MY MINE!
  • My Love Brother
  • The Allow
  • HEART!
  • BEAUTY[1] AND THE BABY BOSS [BUNGKUS]

READY EBOOK/REAL.BOOK. READY DI DREAME/INNOVEL DAN NOVEL LIFE Jika cinta itu buta, aku pasti akan memilihmu. Namun aku bukan lah wanita yang selalu me-nomer satukan Cinta . Cinta itu butuh pengakuan , bukan di sembunyikan atau di pungkiri entah dengan alasan apapun. Cinta itu harus di pertahankan , bukan menyerah tanpa ada perjuangan....... Untuk seseorang di sana yg pernah hadir dan menyematkan kenangan manis walau berakhir kecewa. Jika cinta itu cukup hanya kata kata, mungkin aku akan luluh atas semua rayuanmu. Namun bagiku berjuta ungkapan cinta yang terucap hanyalah sebuah kata kata mutiara pengantar tidur.. Andai bisa ku putar, ingin rasanya tidak ada warna dalam hidup ku yang berisi tentang kisahmu. Untuk seseorang di sana yang pernah memberikan aku pelajaran bahwa di khianati itu sesuatu hal yang amat sangat menyakitkan. Jika boleh aku meminta, jangan pernah bertanya kenapa aku menerima semua ini. Karna aku sudah lelah dengan kata kata manis dan arti sebuah kata menanti. Aku cuma ingin merasakan seperti apa rasanya di cintai tanpa syarat apapun. Jangan pernah bertanya tentang rasa dalam hatiku. Karna biasanya saat aku mengakui telah memiliki rasa itu di dalam hatiku , akan selalu berbalas dengan derai air mata. Cukup cintai aku dan terima segala kekuranganku. Untuk seseorang yang akan menjadi imamku kelak. Salahkah jika Anyelir berharap kisah cintanya seindah namanya ? Karna saat ia mengenal arti kehidupan, seseorang telah menyematkan nama yang sedemikian indah , tentunya dengan harapan bahwa sang putri akan memiliki kisah bahagia dalam hidupnya

More details
WpActionLinkContent Guidelines