KARENA KAMU

KARENA KAMU

  • WpView
    Reads 915
  • WpVote
    Votes 459
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 3, 2020
~Reyna~ Aku bagaikan sunrise, dan dia bagaikan sunset. Sama indahnya, namun kamu tidak pernah memujaku. Kamu lebih memilih menikmati keindahan sunset yang akan meninggalkanmu, daripada aku yang selalu menyapamu di awal harimu. Bagaimana bisa kamu masih tetap memujanya, sedangkan statusmu denganku adalah sepasang suami istri. Ya, aku sadar siapa aku. Aku bukanlah sunsetmu, aku hanyalah sunrise yang selalu kau abaikan. Tapi inilah aku, aku akan tetap menyapamu di awal harimu. Menantimu agar engkau memujaku seperti engkau memuja sunset indahmu. ~Dhirga~ Sungguh tak ku sangka, aku harus memilih dua wanita yang selalu mengisi hari-hariku. Dia, yang akhir-akhir ini selalu mengacaukan pikiranku, dia yang sejak awal selalu kuabaikan, dan dia juga yang membuatku merasakan apa arti cinta yang sesungguhnya. Sedangkan aku masih berat hati melepas wanitaku yang telah mengkhianatiku hanya untuk kesenangannya sendiri. Betapa bodohnya aku. Mengapa sangat berat untuk melepaskannya. . . . . Hai Hai Hai, semoga kalian suka sama cerita pertama aku ✨ penasaran gimana kelanjutannya? bagaimana akhir perjuangan 'sunrise' untuk membuat Dhirga memujanya? stay tuned ya😝😆💖
All Rights Reserved
#606
happyending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear Future (new version)
  • Marriage With Ketos [PROSES REVISI]
  • (COMPLETED)
  • DikaRanggi
  • Duhai Habibi [On Going]
  • My Bae 1 - DJIERA [TAMAT]
  • WEDDING Art
  • JINGGA (COMPLETED)
  • Ratusan Hari Mencari Hati

Mungkin sebagian sudah pernah baca cerita ini dengan nama tokoh lain. Ini bukan aku menjiplak karya orang, tapi ini memang karyaku yang hanya aku revisi aku rombak dan aku ubah nama tokohnya supaya bisa dibaca semua orang. Jadi jangan beranggapan kalau aku plagiat karya orang ya. Kamu bersamaku, jiwamu di dekatku. Tapi kenapa aku tidak tahu semua tentangmu. Aku pikir setelah jauh mengenalmu kamu sudah bisa terbuka kepadaku. Ternyata tidak, seakan banyak rahasia yang kamu sembunyikan. Lalu apakah aku memang memiliki tempat spesial di hatimu atau hanya pengisi kekosongan sementara. Di mana kamu akan pergi jika memang sudah mendapat yang lebih baik dariku? Dan aku hanya sebatas pengganti dia yang ada di masa lalumu? Tak bisakah aku menjadi masa depanmu? Di mana hanya ada kamu dan aku, kita berdua. -Iqbaal Pradipta Seandainya aku bertemu denganmu sebelum aku bersamanya mungkin keadaannya tidak serunyam ini. Tapi aku tidak menyesal karena bagaimanapun juga masa lalu itu memang harus ada. Bukannya aku tak mau jujur, hanya saja aku tidak bisa jika kamu menginginkan hanya ada kita berdua karena aku sudah harus bertanggung jawab pada malaikat-malaikat kecilku. Aku hanya takut jika yang lalu akan terulang lagi dan menyisakan aku yang terpuruk lagi. Selamat datang di masa depanku, yang banyak berisi tentang teka-teki yang mungkin sulit untuk kamu pahami. -Anastasya Lee

More details
WpActionLinkContent Guidelines