Ku Tunggu Hingga Kau Mati!

Ku Tunggu Hingga Kau Mati!

  • WpView
    Membaca 26
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jun 28, 2019
Hai ... namaku Soun. Ya, aku ini masih SMP kelas 2, dan aku hidup sederhana. Bisa dibilang aku ini anak yang sederhana dari teman-temanku di sekolah. Teman-temanku hidup mewah, beberapa dari mereka ada yang kalem, baik, tapi juga ada yang suka jahil. Oke ... Kembali ke kehidupanku. Aku mempunyai 2 adik. Namanya Dika dan Diki. Suatu malam, ayah dan ibu berencana untuk makan malam bersama di kota. Jarak dari desaku dengan kota kurang lebih 15 km jauhnya. Kira-kira dengan naik motor, kita akan sampai selama 45 menit. Kebetulan desaku ini memiliki penerangan yang kurang. Hanya beberapa rumah yang memiliki lampu yang cukup terang, salah satunya rumahku. "Soun, jaga adik-adikmu dan dirimu ya, Nak. Ayah dan Ibu akan kembali ke rumah kira-kira jam 2 subuh. Hati - hati di rumah ya ...!" Kata Ayahku kepadaku sebelum mereka berangkat. Aku memberi salam kepada Ayah dan Ibu, lalu mereka pergi menjauh dengan motor. Jadi ... kami bertiga (aku,Dika,dan Diki) mendiami rumah ini sekarang. Rumah kami bertingkat 2. Bisa dibilang cukup besar. Tetapi di sekitar rumahku terdapat sedikit rumah-rumah penduduk, sehingga suasana di sini sepi, sunyi, dan hening. Start 27 Juni 2019
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#155
mistis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • bisikan
  • Another Seyra! Antagonist Girl [End]
  • My Horror •Irror•
  • [✔] Sixth Sense
  • Dedarah 「END」
  • RATS!!!
  • Ada Apa Dengan Waktu ?
  • MEREKA DI SINI [TAMAT]
  • You Are My Ghost [SELESAI]
  • Di Antara Rumah yang Kosong
bisikan

sebuah bisikan yang memekikkan telinga. Bisa di bayangkan jika kalian hidup dengan bisikan-bisikan aneh dan hanya kamu yang bisa mendengarnya. "tolong.... tolong" diana seorang remaja berusia 16 tahu hanya terbelalak mendengan bisikan ditelinganya yang membuat bulu kuduknya berdiri. serasa ada semilir angin di telinganya, yang membuatnya kedingin untuk sementara waktu. diana yang sudah terbiasa dengan suara-suara gaib sedari kecil, kini sudah biasa dengan bisikan itu karena selama ini bisikan-bisikan yang dia dengar tidak pernah menuntut dan menyakitinya. hingga suatu hari ketika diana dan keluarganya pindah rumah di daerah bogor. rumah yang di tinggalinya sekarang adalah rumah tua yang bergaya ala jaman belanda dulu. walaupun tidak membuat keindahan alam di sekitarnya redup. "waaaaaah .... indah sekali" kata diana dengan senyumnya yang mengembang. "tolong aku.... tolooooooong" suara itu memekikkan telinga dengan jeritan yang mengerikan akankah hidup diana akan berubah jika dia pindah ke rumah barunya ? baca ceritanya ya! jang lupa vote, coment dan share

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan