[I] Am

[I] Am

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 4, 2019
WpInfo
Poetry
Aku kepingan dari prosa hidupmu Lukamu adalah Lukaku Legamu adalah Legaku Akhirnya aku sanggup menjadi aksaramu Tetaplah disisiku Disudut ini Tanpa ragu Jadi kumuhon, istirahat dan bersandarlah. Penggemarmu, Ily💖 Dimohon supportnya ya dengan menambah kan karyaku ke perpustakaan kalian Salam sayang dari penulis Xoxo 💕
All Rights Reserved
#257
jatuhcinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketabahan Hati Aisyah [Revisi]
  • Still The Same
  • About Secret Admirer #Wattys2017
  • KLASIK √
  • Èpifora: Manusia Patah Hati yang Kembali Terluka oleh Puisi
  • Pernah Patah
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • Kesabaran Seorang Istri
  • Rangkaian Kata 2 (Completed)
  • Luruh [ FINISH]

Kehidupan rumah tangga memanglah tidak mudah untuk dijalani. Tetapi memiliki seorang suami yang tidak meminta kesempurnaan istri, dan hanya mengharap rida Ilahi, tentu sudah pasti patut disyukuri. Barangkali demikian yang Aisyah rasakan. Di tengah ketidaksempurnaannya, sang suami berjanji atas nama Allah akan terus membersamainya sampai surga. Namun, bukankah kebahagiaan tak selamanya menghampiri kita? Mungkin demikian juga yang Aisyah rasakan. Hari, minggu, bulan, bahkan tahun yang terus bergulir membuat pertahanan Aisyah goyah. Ketika dia datang menjadi penengah di antara mereka tanpa pernah diduga, Aisyah kehilangan arah, semua langkah terasa salah, dan luka pun tidak lagi berdarah. Lalu, sebuah pertanyaan tercipta untuk nasibnya yang cukup malang. Wahai Aisyah, sang Humaira bagi suamimu, bagaimanakah keadaan hatimu? Tabahkan ia menghadapi dunia yang begitu menyiksa?

More details
WpActionLinkContent Guidelines