DAMN LOVE

DAMN LOVE

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 3, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
⚠️⚠️ Terdapat bahasa frontal, dan sedikit dewasa!! 🔞 ⚠️⚠️ Terdapat banyak unsur ketawa, lucu, gokil, gombal, sedih, nangis, baper!! ---- 💦Cerita kolaborasi (Rexy Oktavia R. dan Fina Anggi Soraya) --Allisya-- Gue tau, gue itu emang nakal dan udah ter cap anak cabe di sekolah, pembuat rusuh, semua takut jika udah denger nama gue. Tapi satu kelemahan gue, cinta. Bagi cinta, gue bisa serahin seluruh hidup gue untuk cinta, bahkan segalanya. Tapi karena cinta, hidup gue di penuhi karena luka. Terkadang luka itu tak seindah cinta, omong kosong. Semua omong kosong. Semua ucapan yang gue katakan tentang cinta itu omong kosong. Terkadang sebuah cerita harus berakhir bahagia, tapi kalian emang tau yang dirasain tokoh?? Atau pun penulis yang harus bikin kalian membayangkan kisah sempurna?? Tidak!! ⚠️⚠️ DIHARAPKAN FOLLOW, VOTE DAN KOMEN. MENGHARGAI SEBUAH KARYA.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sahabat atau Pacar [TAMAT]
  • Bay-Yu [SELESAI]
  • POSSESSIVE GALAKSI | Terbit
  • ON SIGHT (Completed)
  • GALAKSA [End/Terbit]
  • Raja dan Ratu [On Going]
  • My Teacher
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Nerd Boy & Absurd Girl [END]
  • ZIA-IE

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines