LA TAZZA

LA TAZZA

  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 7, 2019
Kita adalah aktor tuhan yang melaksanakan skenario hidup buatannya. La Tazza aku menyebutmu entah arti nama Italia itu mengingatkanku padamu. karena cangkirmu aku menyebutmu La Tazza. Aku selalu mengamatimu dalam sudut pandangku,namun disaat aku ingin mengenalmu hanya suara langkah menjauh disusul bunyi lonceng kafe itu menandakan kau berhasih menjauhiku tak lupa cangkir bekasmu lagi yang menyapaku. Siapakah kamu... dimanakah kamu ... Apa arti dari diammu saat berpapasan denganku... Apakah ada terlintas di nalurumi ingin mengenalku juga atau aku hanya terlihat sebagai ancaman bagimu . Hanya aku dan ambisiku,Egomu dan dunia asingmu. apakah kau tau jiwa juangku terlalu bersemangat merangkulmu demi menikmati kafein itu denganmu. Kita dua orang asing yang ingin bersatu,Tapi mungkin tidak ada aku di penulisan kita buatanmu. Ada rasa ingin mengalahkan dinginnya badai diluar sana tertawa renyah walau hanya beberapa detik denganmu.. Emosimu berubah ketika kau tak bersahabat dan berdekatan dengan kafein itu. Kau menganggap kafein itu candu dan aku menganggapmu canduku. Sampai suatu waktu kau anggap hidup kedatanganku,tapi entah aku tak tau ingin berbuat apa. Hidup dan cerita kita bak cangkir hangat berisikan kopi Pahit rasanya tapi nikmat bila dirasakan dengan hati. Dengan cangkir,karena cangkir,oleh cangkir kisah kita lahir
All Rights Reserved
#6
pecintakopi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • REVANARA
  • Living with Badboy ✔️
  • Secangkir Kehangatan (END)
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • MOODBOSTER [SUDAH TERBIT]
  • [1] ARJ || SAD ENDING [Completed]
  • Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit
  • LATTE : this is one for you [Completed]
  • Coffee Break Time

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines