Sepasang Hati (End)

Sepasang Hati (End)

  • WpView
    Reads 141,252
  • WpVote
    Votes 12,617
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 5, 2021
WpInfo
Fiction
Social Themes
Proses Revisi Spinoff My Future Gus, Aku berada di tempat ini untuk mencari ilmu, melupakan luka yang pernah tertoreh dahulu. Menggapai cinta yang sebenarnya, cinta pada sang pemilik setiap hembusan nafas. Namun ditengah kobaran semangat mencari ilmu, cobaan menimpaku bertubi-tubi. Hingga pada akhirnya aku harus menukarkan cintaku pada seorang pria dengan pria yang tiba-tiba meminangku. Demi teman yang telah ku anggap sebagai keluarga kuterima pinangan pria yang belum kuketahui rupanya. ~ Alfany Ramadhani ~ Ahlan wasahlan di ceritaku ini. Semoga cerita ini memberi manfaat dan dapat diambil hikmah. Cover Pinterest Editing Canva #7 dalam kelam 15/1/21 #5 dalam kelam 19/1/21 #4 dalam kelam 19/1/21 #1dalam guyon 29/3/21 #3 dalam kelam 7/9/21 Copyright © 29 Juni 2019
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Melawan Takdir (Tamat)
  • GUS IKHWAN (TERBIT)
  • ZAUJI GUS DYLAN | END
  • NAWAITU STAY WITH YOU (END)
  • Gus Dosenku (End)
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Gue Santri [END]
  • Spend Every Second With You
  • Assalamualaikum, Gus ✔ [Terbit]
  • 𝐌𝐮𝐧𝐚𝐣𝐚𝐭 ✔

Ranking 1 #Penyesalan Ranking 1 #ponpes Ranking 1 #nikahpaksa Kisah seorang gadis berusia 20 tahun yang penuh kejadian kelam bahkan hampir mempertaruhkan nyawanya. Keluarganya sudah tiada. Namun masa lalunya seolah terus mengikutinya kemana pun ia pergi. Disaat ia ingin menenangkan diri di suatu pondok pesantren. Bukannya mendapatkan ketenangan, hidupnya seolah dipermainkan takdir yang tak ada habisnya. Takdir kembali membuka trauma masa lalunya yang justru semakin membuat luka itu semakin melebar. Bahkan pernikahan yang tak pernah ia bayangkan sama sekali, harus menjadi kisah buruk dalam hidupnya bersama Arshaan Abqary Althaaf. "Sudah puas menghancurkan kehidupan saya? Bahkan di hari menjelang pernikahan saya dengan perempuan yang saya cintai!!" "Kalau begitu ceraikan saja saya Gus!" "Cerai? lalu saya semakin dipandang rendah begitu? padahal semua ini adalah kesalahanmu!" "Lalu apa maumu Gus?!" "Nikmati saja nerakamu itu!" ucapnya meninggalkan Perempuan dengan gamis hitamnya itu. Air matanya tak lagi dapat dibendung. Hatinya terasa sangat sakit dan sesak. Jika pun ia bisa memilih, mungkin kematian akan lebih baik untuknya. Namun akankah ia bisa melawan takdirnya untuk bahagia? Wallahua'lam...

More details
WpActionLinkContent Guidelines