Qupet Fams

Qupet Fams

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 30, 2019
Di awali dengan perbincangan ringan mengubah suasana pertemanan menjadi persahabatan sejati. Walaupun terdapat banyak pertengkaran dan kesibukan yang melanda, kami tetap bersama. 20 September 2017 kami barudak Qupet dibentuk yang berjumlah 7 member/anggota. Member; Alan, Tora, Roma, Aluna, Jopey, Sina, dan Kaira. "Pertemuan kami terlihat sederhana, akan tetapi masa-masa yang kami lalui bersama bagaikan... Teletubies" -Kaira "Pertengkaran? itu hal yang wajar dalam persahabatan. Dengan adanya pertengkaran, kita menjadi lebih mengerti keadaan/sifat sahabat" -Aluna & Jopey "Tak hanya berbagi cerita dan kebahagiaan, kami pun selalu berbagi ilmu untuk bekal di masa depan" -Sina "Terimakasih kawan, berkat kalian.. aku menjadi tau apa itu persahabatan dan kebersamaan" -Roma & Alan "Dimana ada bersua pasti ada perpisahan. Itu bukan akhir dari persahabatan kami, tetapi awal dari kesuksesan bersama. Tetap semangat mencari ilmu dan menggapai mimpi! " -Tora Penasaran dengan kisah kami? ikuti terus ceritanya! 😉 Kamus Bahasa Sunda-> Barudak= Anak-anak
All Rights Reserved
#15
anakbaik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He is not My Best Friend (End)
  • AnDeVanZi
  • HEY BROTHER!  [ ENHYPEN ]
  • 7'Brother | ENHYPEN
  • I WISH I COULD HEAR || SungJake
  • 1-9-8-7    [ENHYPEN]
  • RAGARA [ on going ]
  • ALEYA~~
  • Exhausted Soul | EN- [REVISI]

Kata orang, persahabatan antara laki-laki dan perempuan tak semuanya berjalan mulus. Tahu kenapa? Ya, karena pasti akan terlibat sebuah perasaan. Perasaan yang entah itu hanya dimiliki satu orang saja, ibarat bertepuk sebelah tangan. Atau juga perasaan yang terbalas, istilahnya kedua-duanya memang memiliki rasa yang sama. Awalnya aku mengenyah hal tersebut, karena selama ini aku bisa hidup dengannya sejak kecil tanpa terlibat perasaan. Iya, itu pada saat aku masih menginjak kelas delapan sekolah menengah pertama. Waktu terus berjalan. Sampai pada akhirnya, perasaan yang ku genggam erat dan tak akan mungkin menyukai sahabatku sendiri, nyatanya pupus. Saat kelulusan kelas sembilan aku baru sadar. Kalau aku memiliki rasa sayang bahkan cinta pada sahabatku sendiri. Namun, sampai saat ini aku tidak tahu. Apakah kami memiliki rasa yang sama atau hanya aku yang memiliki rasa seperti itu? Jadi, apa ini akan berakhir cinta bertepuk sebelah tangan? Photo cover by pinterest. Created by me and don't copy my story!

More details
WpActionLinkContent Guidelines