Takdir
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 2, 2019
Ku tatap pria yg di depan ku ini dengan tidak percaya. Pria itu terlihat biasa saja, senyum manisnya yg selalu iya tunjukan padaku sekalipun aku membuatnya marah, tatapan lembutnya yg membuatku selalu nyaman menatapnya. Aku tidak percaya ini,dia benar - benar terlihat biasa saja. Seakan kalimat yg baru saja dia lontarkan adalah kalimat yg selalu iya ucapkan padaku "Apa aku terlihat tampan sayang?" Jika biasanya dia berucap seperti itu aku akan mendekatinya, mendekatkan wajahku pada wajahnya, mengecup bibirnya sekilas lalu mengatakan "Kamu selalu terlihat tampan dimataku." Tapi ini.. apa - apaan ini.. "Sayang.. kamu melamun?" Seketika lamunanku buyar. Bahkan setelah mengatakan ini dia tetap memanggilku dengan sangat lembut. "Sayang.. kita harus pergi sekarang. Carli sudah menunggu kita. Dia sudah menunggu kamu. Ayo kita perg....." "Kamu menjualku?"
All Rights Reserved
#931
perselingkuhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My (boy) Friend | Bbyu Vol.1
  • My Sweet heart
  • Suddenly Marriage
  • Memorable
  • RIRI NATARI [END]
  • Memories in Moon
  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Stay or Go
  • Deberìa Redirme? (End)

[ C O M P L E T E D ] Butuh waktu sepuluh tahun untuk gue bisa mengungkapkan apa yang selama ini gue pendam. Rasa sayang gue terhadap kara -Nata "cewek bar-bar yang selalu gue kagumi walau saat dia bangun lengkap dengan ilernya, entah sejak kapan tapi rasanya sudah lama sekali, sesuatu berubah dalam hati gue, gue akan marah saat ada hal yang mengganggu kara, hati gue ikut nyeri saat liat kara meneteskan air mata. Gue gak yakin kemana arah hati gue, yang jelas, gue ingin kara selalu disamping gue dan memastikan dia baik-baik aja" "Nata, sosok pengganti ayah yang dengan mudahnya melekat dihati gue. Gue gak yakin bisa melalui hidup gue kalo nata gak ikut andil di dalamnya, seorang yang tau gue setelah ibu dan diam-diam hidup gue bergantung sama dia. Gak pernah kelintas sedikitpun dibenak gue tentang bagaimana jadinya hari yang bakal gue lewatin tanpa nata"

More details
WpActionLinkContent Guidelines