Sure She's Died?

Sure She's Died?

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 5, 2019
Kehilangan seorang kekasih atau belahan jiwa merupakan sebuah penderitaan yang sangat pahit. Setidaknya itulah yang dirasakan setiap orang. Namun perasaan tersebut telah terhapus dari diri seorang mahasiswa yang bernama Ardi. Perasaannya tersebut telah berganti menjadi rasa penasaran dan ketidakpercayaan atas kematian kekasih yang paling dicintainya, Melissa. Dan dengan argumen tersebut dia menelpon Edgar, kolega sekaligus kawannya berkonsultasi untuk memecahkan kasus kematian Melissa yang ditembaki oleh sekawanan orang yang tak dikenal, sekaligus mengusut kebenaran atas kematian Melissa.
All Rights Reserved
#774
paranormal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Night Stalkers
  • LUNA la fille de la lumière
  • Siapa Arabell?   [Tahap Revisi]
  • Darkwood | Magic 5 | DJS | Asrama Gen Z
  • 12 Titik Balik (END)
  • figuran tranmigrasi (ON GOING)
  • Horibble Woman (END)
  • Transmigrasi Adella
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • Jiwa Monasrita

Ketika kematian misterius mulai menghantui sekolah di desa terpencil, Askara dan teman-temannya terjebak dalam serangkaian kejadian yang semakin tak masuk akal. Dimulai dari Anita, sahabat mereka yang tiba-tiba meninggal setelah mengalami kejang aneh, hingga Ifal yang jatuh pingsan dengan kondisi serupa. Mitos tentang kutukan mulai beredar, membuat ketakutan merajalela. Namun, Askara tidak percaya begitu saja. Bersama Fitri dan Adit, ia berusaha mengungkap kebenaran di balik peristiwa mengerikan itu. Pencarian mereka membawa mereka pada sosok anak misterius yang baru pindah ke desa bernama William. Saat misteri semakin dalam, mereka menemukan jejak keberadaan makhluk yang seharusnya hanya ada dalam legenda: Vrykollakas Kini, mereka harus berpacu dengan waktu. Sebelum satu per satu dari mereka menjadi korban berikutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines