A Love Of Twins

A Love Of Twins

  • WpView
    Reads 2,988
  • WpVote
    Votes 617
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 31, 2019
Takdir yang memisahkan, takdir pula yang mempersatukan. Yafizan, anak yang terpuruk dari masa lalu yang sangat menyakitkan, akhirnya dapat keluar dari keterpurukan nya, melalui melody, ia belajar banyak tentang menggenggam rasa sakit, dan mengubahnya menjadi semangat baru, mereka saling mencintai, namun takdir tak memihak mereka, Mereka harus berpisah karna ingin semuanya baik baik saja, walaupun hati mereka tak bisa menerima. "maaf, aku harus melepaskan cinta pertamaku hanya agar kita bisa berdamai kembali, meskipun hatiku tidak mau diajak berdamai"~Yafizan *sebelum nya mohon maaf bila ada kesalahan penulisan, penulisan nya kurang rapih, atau bahasanya teralalu kasar. Happy reading❤
All Rights Reserved
#492
melody
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • DISA | broken
  • DAY BY DAY [completed]
  • VINDEYLI
  • Little Girl : Love Story Begins [END]
  • ★BABY ZION★
  • My Bride 2 (Tamat)
  • Priceless
  • kenza

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines