Menanti Rasa Sakit

Menanti Rasa Sakit

  • WpView
    Reads 489
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 28, 2020
"Sejak awal harusnya gw sadar, kalo lo gak pernah cinta sama gw. salah gw yang udah memaksakan hati lo ".ucap rehan lirih "Lo tau apa yang buat gw ngelakuin ini?" Tanya rehan. "Ini semua karena .lo sibuk dan gak pernah kasih gw perhatian. semua karena lo!" Bentaknya lagi Hingga membuat orang yang dihadapan nya mundur menatap tak percaya. " I know , semua salah gw. gw minta maaf. Apa lo coba pernah mikir han? Gw bebasin lo bukan berarti bebasin hati lo untuk singgah di siapapun. karena gw percaya segimanapun lo pergi hati lo gak akan salah yang mana harus dijadiin tempat pulang ". Apakah ini akhir dari segalanya? Atau Masih ada kisah kita yang meski di lanjutkan? Gimana cerita selanjutnya? Yuk ikutin terus tiap cerita ini😊
All Rights Reserved
#12
mengenal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Admirer
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • If Only.. (Seandainya..) I LingOrm
  • " To Love ,To Lose "
  • Fated To Marry You(Tamat)
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • Traces in the Light
  • Rendra & Lila [END]

Apa yang kamu pikirkan mengenai mencintai? Melihat ia yang dari jauh? Menatap senyumnya yang memukau? Diam-diam berharap ia berbalik menatapmu dan merasakan apa yang kamu rasakan? Merasa bahagia ketika ia hanya mengingat apa yang pernah terjadi antara kalian? Senang hanya dengan bertukar sapaan? Senang karena bisa duduk disampingnya? Jadi menurutmu apa yang kamu rasakan ketika harus mencintai seseorang tetapi tak bisa mengungkapkannya. Perasan itu terasa nyata olehmu tapi ketakutan itu juga terasa begitu mengintimidasi. Apa yang harus kamu lakukan? Tetap menatapnya sembunyi-sembunyi? Bersikap munafik dengan cukup bahagia hanya memandangnya dan bertukar sapaan saja. Atau harus bersikap egois dengan memberanikan diri menyatakan bahwa kamu ingin memilikinya? Semuanya terasa rumit ketika cinta datang. Sejenak aku selalu berpikir dua hati yang saling menyatu adalah sebuah kejaiban lalu bagaimana dengan tiga hati yang terpaut? Akankah semuanya baik-baik saja? Mungkinkah akan berakhir bahagia seperti fairy tale yang ibuku ceritakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines