My Love Story With Him

My Love Story With Him

  • WpView
    Leituras 92
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jul 2, 2019
Ren lo mau kan jadi pacar gw?" Ditya "Gw nyaman sama lo sejak pertama kali gw ketemu lo gw suka sama lo pertama kali kita ketemu.Gw jujur." Ditya "Gw gabakal bikin lo kecewa seperti yang mantan lo lakukan. Gw sayang sama lo. Gw harap lo gak kecewain gw" Ditya Rena pun mematung didepan Ditya setelah mendengar pengakuan dari Ditya. "Ren plis jangan bengong. Lo mau kan jadi pacar gw?" Ditya "Ii-iya gw mau Dit. Gw juga suka sama lo" jawab Rena terbata-bata Ditya langsung memeluk Rena dengan hangat dan erat seakan takut kehilangan. WARNING!!! -jangan ghostie plz -divote -kalo ada kritik atau saran coment :) -fb? coment ya -share ya guys! Thanks all:))
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • BarraKilla
  • Strong Girl Michella (END)
  • Love Is Hindered By Time
  • Because I'm Stupid (End)
  • Rannia√
  • REANA [SELESAI]
  • Mrs. Ice Cream (COMPLETED)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • RadenRatih
  • DIRA  [HIATUS DULU]

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo