Saatnya Tak Sendiri

Saatnya Tak Sendiri

  • WpView
    Reads 312
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 4, 2019
Hidup sendiri itu memang sulit, namun memang terkadang lebih menenangkan. Karna tidak ada jaminan seseorang yang memiliki 'teman' selalu merasa bahagia. Ambar selalu menjalani hidupnya dengan penuh syukur dan kebahagiaan, walau dia hanya sendiri. Tapi terkadang perasaan manusiawi nya keluar begitu saja, kesepian. Namun semuanya berubah ketika dia bertemu dengan Radhitya sang Matahari bagi hidupnya. Apakah ambar tidak akan kesipian lagi? Apakah Radit akan selalu ada bersamanya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARGA [REVISI]
  • Jika Takdir Telah Ditentukan
  • Audrey (New version)
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Alphabet
  • Ice Gril 🌧️ (TAMAT)
  • MARSHED
  • Amērta.
  • Markxelio
  • Rajendra  [SEGERA TERBIT]

[UPDATE SEMINGGU SEKALI] 'Jika matahari akan pergi karna ada nya bulan dan kegelapan,apakah kamu juga akan pergi jika aku datang dengan segala kekuranganku?'-Darasyha Sherenia 'Apa segala kekurangan mu dapat meruntuhkan kesetian ku?'-Arga Briantara Fernando *** "Mau lo apa sih?!"sudah cukup kesabaran Dara menghadapi Arga. Apa memang cowok senyebelin ini? "Mau lo apa?"tanya Arga lalu duduk di samping Dara. "Mau gue?lo pulang!" "Mau gue?lo jadi pacar gue" Deg *** Pertemuan yang tidak di inginkan membuat kedua insan saling membenci. Si gadis cerewet dan pria nyebelin yang bersifat tolak belakang. Seperti langit dan bumi,matahari dan bulan tetapi saling melengkapi. Apakah mereka tetap saling membenci?atau ada benih cinta di antara mereka atau kedua nya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines