DON'T GIVE UP

DON'T GIVE UP

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 15, 2019
~Sarah Putriansyah Penderita leukemia sejak berusia tiga tahun. Sarah tidak mempunyai teman satupun. Apalagi semangat hidup untuk berjuang. Rutinitas yang sarah lakukan setiap minggunya hanya kemoterapi. Obat-obatan selalu setia menemaninya. Hal itu yang membuat Sarah berpikir bahwa hidupnya hanya sia-sia. Tapi,ada waktu dimana dia mendengar perkataan Neneknya yang membuat semangat untuk berjuang melawan penyakitnya itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • alxendric and his wounds
  • Paradise
  • Untuk Yang Telah Pergi, Tapi Tak Pernah Hilang
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Tasbih Cinta
  • ALONE
  • Bintang Kecil Diantara Derasnya Hujan
  • MAVAKA
  • MY CRUSH
  • ALMA

senyuman itu tawa manis itu tingkah laku itu dia merindukannya,dia obatnya,gadis penyuka mawar merah,berpisah sedari kecil membuat lukanya tak terobati hingga saat ini menangis?tertawa?tersenyum?bahagia? itu tak pernah ada lagi dalam rumus Al,semuanya gelap,tidak ada sahaya,berlari sejauh mungkin,hanya kekosongan yang ada,mental sudah hancur,tak ada sedikit titik kebahagiaan,gelap,jauh tanpa ujung. kemana cahayanya pergi?kemana obatnya pergi,dimana dirinya menemukan jalan keluar?.

More details
WpActionLinkContent Guidelines