My Dear Jannah

My Dear Jannah

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Wed, Nov 10, 2021
WpInfo
Fiction
Social Themes
Air mata tak akan menghapus segalanya Amarah tak menyelesaikan masalah Dan melepaskan bukan jawaban yang ingin ku ambil saat ini. Cinta itu baru saja hadir dalam hidupku Kebahagian yang tak pernah kurasakan, kini mengalir hangat dalam hatiku. Detuman keras di dadaku bergemuruh ketika mata itu menatapku dan bibir itu tersenyum padaku. Aku jatuh cinta. Namun.... ada kenyataan yang baru saja menamparku. Kenyataan jika yang ku cintai tak akan pernah mencintaiku. Haruskah kutetap mempertahankannya atas dasar cinta ? Ataukah haruskah aku melepaskannya dan menghilang seperti buih dilautan ? Tidak!! Aku tak bisa Rasa egoisku lebih kuat untuk memilikinya. Hati nuraniku terasa mengilang tertelan cintaku. Ya Allah jika aku melakukan ini, akankah aku salah ? Jika cinta yang kupertahankan ini bisa menghantarkanku pada kebahagiaan, apakah cinta itu juga akan menghantarkanku pada surga? Jannah-Mu ? #Tentang Cinta tanpa syarat #Tentang aku, kamu dan dia Update setiap Minggu
All Rights Reserved
#254
jannah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terkulai Tapi Tak Layu
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • SIRAT DUA SURGA
  • Sekali Lagi (End)
  • Pelukan Terakhir
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Sekian Kalinya [END]
  • Kutunggu Hijrah Subuhmu (TERBIT)✅

Aku seorang wanita yang tak mengerti akan arti cinta. Aku yang tak pernah berfikir akan dapat merasakan, bahkan mendapatkan sebuah cinta yang tulus. Teramat tulus, sehingga aku merasa bingung untuk membalas ketulusan mereka. Mereka yang tak pernah ingin diriku terluka, namun merekalah yang pada akhirnya masuk ke dalam lukaku. Menjadi bagian dari luka ini. Mereka mencintaiku, aku tahu. Mereka mengasihiku, aku pun tahu. Terkadang aku menyalahkan takdir yang tak pernah bersahabat padaku. Takdir yang selalu membawaku ke dalam keterkulaian, serta yang memaksaku untuk bertahan. Bertahan untuk tak menjadi layu. Bertahan, walaupun air mata tak sempat tertetes kembali. Pada akhirnya salah satu cinta mereka membuatku benar-benar terkulai tak berdaya. Bahkan tak hanya cinta yang membuatku terkulai, masalah hidup yang tak kunjung berakhir membuatku berusaha tak layu hingga waktunya tiba. Dan akankah aku bisa melewati semuanya, dengan cinta dan air mata ini? Atau aku akan pergi dan menyerah dengan takdirku?

More details
WpActionLinkContent Guidelines