My Dear Jannah

My Dear Jannah

  • WpView
    Reads 135
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Wed, Nov 10, 2021
Air mata tak akan menghapus segalanya Amarah tak menyelesaikan masalah Dan melepaskan bukan jawaban yang ingin ku ambil saat ini. Cinta itu baru saja hadir dalam hidupku Kebahagian yang tak pernah kurasakan, kini mengalir hangat dalam hatiku. Detuman keras di dadaku bergemuruh ketika mata itu menatapku dan bibir itu tersenyum padaku. Aku jatuh cinta. Namun.... ada kenyataan yang baru saja menamparku. Kenyataan jika yang ku cintai tak akan pernah mencintaiku. Haruskah kutetap mempertahankannya atas dasar cinta ? Ataukah haruskah aku melepaskannya dan menghilang seperti buih dilautan ? Tidak!! Aku tak bisa Rasa egoisku lebih kuat untuk memilikinya. Hati nuraniku terasa mengilang tertelan cintaku. Ya Allah jika aku melakukan ini, akankah aku salah ? Jika cinta yang kupertahankan ini bisa menghantarkanku pada kebahagiaan, apakah cinta itu juga akan menghantarkanku pada surga? Jannah-Mu ? #Tentang Cinta tanpa syarat #Tentang aku, kamu dan dia Update setiap Minggu
All Rights Reserved
#29
jannah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Tertinggal
  • Aku Kamu Dan Dia
  • Indelible Person
  • di akhir perang
  • Kutunggu Hijrah Subuhmu (TERBIT)✅
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Terkulai Tapi Tak Layu
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Pelukan Terakhir
  • Sekian Kalinya [END]

Cinta.... Begitu banyak wanita yang terperangkap dalam kata Cinta. Apakah cinta itu sebenarnya? Mengapa semua orang sampai dibuatnya merasakan seribu kebahagian dan sejuta kesedihan? Mengapa mereka merelakan harga diri mereka untuk mendapatkan segenggam cinta dari sang pujaan hati? Mengapa mereka dapat membuang mimpi dan cita-cita mereka, agar dapat menjalani sisa hidup bersama kekasih mereka? Saat mereka jatuh dalam pelukan cinta, mereka akan merasakan segala keindahannya. Mereka akan memuji keindahan cinta. Mereka akan menulis sebuah syair panjang untuk merefleksikan rasa cinta mereka. Tapi saat cerita cinta itu berakhir? Mereka hanya akan berurai air mata. Air mata kehilangan. Air mata. Ya...hanya akan ada air mata menemani mereka. Betapa bodohnya mereka. Memuja cinta. Memuja sesuatu yang hanya akan membuat mereka menderita. Memuja sesuatu yang semu. Memuja sesuatu yang tak pasti.... Mungkin aku terdengar terlalu membenci cinta, mungkin aku terdengar terlalu sinis terhadap cinta. Sebagian orang mengagap bahwa aku tidak pernah merasakan mencintai. Sebagian lagi berkata bahwa aku takut untuk jatuh cinta. Mungkin pendapat yang kedua benar. Aku takut untuk jatuh cinta... lagi. Karena aku takut sakit untuk yang sekian kalinya. Ya... aku sudah beberapa kali merasakan mencintai seseorang dan merasakan beberapa kali di sakiti oleh rasa cintaku....

More details
WpActionLinkContent Guidelines