Loser
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 25, 2023
Kehidupan anak pinggiran kota. Hidup tak seperti yang kita inginkan. Tetapi solidaritas di atas segalanya Entahlah kehidupan yang tak memihakmu atau kau yang tak memihak kehidupan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LAST BUT LOST
  • Dosen Resee!!!
  • KEANA
  • STUDY GROUP - KOS MAMI IDA - END
  • Kamu & Aku #2
  • Semu
  • The High Class
  • My Teacher My Husband
  • 𝓛𝓪𝓴𝓪[𝓞𝓷 𝓖𝓸𝓲𝓷𝓰]
  • IM REYSAL

'entahlah setelah kepergianmu, saya seperti kehilangan tujuan untuk hidup bak tersasar dalam stasiun yang saya sendiri pun tidak tahu saya harus pergi kemana atau kota mana yang akan saya datangi' - GLADISTIA ya kurang lebih kalimat itu lah yang dapat menggambarkan keadaan seorang gadis remaja yang menduduki Sekolah Menengah Kejuruan dan jurusan yang sesuai dengan cita-citanya yap 'FARMASI' yang banyak orang bilang itu adalah sekolah yang memerlukan biaya yang cukup besar. namun bagi orang tua GLADISTIA itu bukan masalah yang besar. 'maaf dis gue gabisa terus-menerus chatingan, jalan, antar jemput lo seperti biasanya, soalnya gue lagi deket sama seseorang' - RAKHA JEVAN BRENGSEK? yap mungkin itu kalimat utama yang bakal kalian lontarkan ketika mendengar kalimat itu terucap dari bibir sang empunya yang memiliki paras terlewat sempurna bagi kaum hawa. 'kenapa setelah lo berhasil menyembuhkan luka lama dan lo tambah dengan luka baru kha, gue gabencin lo cuma gua kecewa...' 'saat gue sudah sepenuhnya percaya sama lo tapi ini yang gue dapat' 'cihh bajingan' Setelah kejadian tersebut mereka menjalankan hidupnya masing-masing ya walaupun Adis terlihat kacau.

More details
WpActionLinkContent Guidelines