Hembusan Syair

Hembusan Syair

  • WpView
    Lecturas 82
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, dic 23, 2019
WpInfo
Poesía
Otakku sering berkelana ke berbagai pintu Masuk ke berbagai bentuk dunia baru Menimbulkan berbagai melodi kata-kata baru Menari-nari mengikuti aliran syaraf Memunculkan berbagai macam rasa Lambat laun ia tumbuh semakin bertambah Kata-kata baru ini semakin menyumbat kerja otakku Tak jarang berakibat kata-kata yang lalu hilang Terganti dengan kata baru Aku ingin mengabadikan setiap bait kata ini Tapi, apalah daya otakku tidak sanggup untuk menampung setiap kata Maka... Ijinkanlah aku meniupkan kata-kata ini ke sistem otak kalian Aku ingin membagi rasa yang timbul dari setiap melodi kata ini Siap-siaplah membuka gerbang kerja otakmu Untuk menerima melodi kata ini yang ku kirimkan melalui Hembusan Syair _Kalau ingin digunakan untuk caption jangan lupa credits yaaa..._
Todos los derechos reservados
#744
syair
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Aksara Tak Bertuan
  • Puisi Kemana Saja
  • Langit Malam
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Untaian Aksara | Na Jaemin
  • ARLANDIRA (TAMAT)
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • Nasihat dalam Puisi
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • mr.bean Ibrahim  End|

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! © 2026 by AuthorKhentut. All Rights Reserved.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido