"Itu tidak bisa ku lakukan karena aku tau, ini pasti first kiss mu juga. Begitu pun juga dengan ku. Jadi aku tidak punya hak untuk mencuri first kiss mu sebelum kita mengucapkan janji di depan pendeta dan semua orang." Ucapannya membuat ku tertegun. Baru kali ini aku mendengar ucapan yang begitu sangat simple dan terdengar kuno namun dengan arti yang sangat dalam. "Jadi pastikan untuk selalu menjaga first kiss mu itu agar tidak ada yang bisa mencurinya dari ku. Karena hanya aku yang boleh mencuri first kiss ketika kita nanti sudah mengucapkan janji di depan pendeta dan orang-orang banyak." Ucapnya lagi sambil tersenyum lebar yang membuat ku juga ikut tersenyum lebar. *** "Terus kalau kamu sendiri Soo A-ya? Apa yang membuatmu bisa tertarik dan berakhir jadi menyukainya?" tanya Yeji pada ku. Aku terdiam sejenak. Lalu kembali menatap kearahnya lama. Seketika terbesit moment dimana dia selalu tersenyum kepada ku dan menatap ku dengan sangat hangat. "Senyuman dan tatapannya." Jawab ku akhirnya. "Aku menyukai lesung pipinya ketika dia tersenyum. Dan tatapan hangatnya." Lanjut ku.
More details