Story cover for Yoora by NurwahyuniYuni8
Yoora
  • WpView
    LECTURAS 315
  • WpVote
    Votos 75
  • WpPart
    Partes 14
  • WpView
    LECTURAS 315
  • WpVote
    Votos 75
  • WpPart
    Partes 14
Continúa, Has publicado jun 30, 2019
CERITA BARU AKOOH
#Mueheehe:D

"Issh....bangke ah!!lo ngapain si ngikutin gua mulu!??".Teriak frustasi seorang gadis sambil menjambak rambutnya sendiri.

"Lah sapa yang ngikutin luu taeek!!".Balas seorang pria yang memang sedaritadi mengikuti nya.

"Hee bangbaank! lu jelas-jelas ngikutin gue,ga ngaku ya lo,dasar gajelass!!".Ucap nya dengan penuh penekanan matanya menyorotkan bahwa dia benar-benar kesal pada mahluk didepannya ini.

"Galak amat si ni nenek lampir,".gumam nya dengan suara pelan.

"Heh apalo bilang??".tanya gadis itu dengan tidak santai.pasalnya dia sedikit mendengar gumaman pria itu.


"Lo Cantik."




Mampir dongg Ntar akooh kasih kecupan manjahh.wkwk engga deng.JAN LUPA BACA OKEE!!!
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Yoora a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#103virgo
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Diantara Kalian  de meisya_azzahra
31 partes Concluida
"Bukannya ini yang Lo mau!! Lo gak suka kan gua ikut campur dalam kehidupan Lo?! Lo risih kan kalo gua terus ngontek Lo. Trus apa salah gua sekarang?! Bukannya Lo sendiri yang ngomong kalo gua itu BUKAN SIAPA-SIAPA LO" Ketus Adit "Apa?? Lo marah sama gua karna perihal itu?? Okke gua minta maaf, kalo emang waktu itu omongan gua nyakitin hati Lo" lirih Rara merasa bersalah, sedangkan Adit hanya mengacak wajah kasar. "Pasti karna ini juga kan Lo kemaren matiin telfon gua gitu aja!! Dan ngebatalin rencana yang udah Lo rencanain ke gua!! Iyya kan?? Bener dugaan gua pasti Lo baper atas omongan gua." Tambah Rara menatap sendu Adit. "Bukannya gua baper.. gua cuma mikir gitu 'oh Iyya, bener kata Lo, gua emang bukan siapa-siapa lo' gua hanya sekedar benalu dalam kehidupan Lo. Kedatangan gua kembali malah ngebuat hubungan Lo sama Raffa terusik. Setidaknya dengan cara gua kembali ngejauhin lo, Lo akan lebih tenang tanpa ada pengganggu kaya gua" balas Adit menatap ke arah lain "Tapi dit, gua gak bermaksud kaya gitu" ucap Rara memegang tangan kiri Adit dengan mata berkaca-kaca, entah mengapa ia sangat ingin menangis dengan ucapan Adit tadi. "Niat Lo udah bener, dan gua bakalan bantu wujudin niat Lo itu. Sumpah demi apapun gua sama sekali gak berpikir kaya gitu" ucapnya gemetar, Tetapi Adit malah melepas tangan rara, ia menghela napas dan langsung membalikan tubuhnya. "Maaf gua harus pergi. Gak usah khawatirin gua Ra, gua cuma lagi pengen sendiri." Lalu berjalan meninggalkan rara, Rara tak sadar ia telah meneteskan air matanya setelah seperginya Adit dari hadapannya. Tak lama Rachel menepuk pundak Rara dari belakang, buru-buru rara langsung menghapus air matanya dan tersenyum palsu ke Rachel. . . . . . . . penasaran mending baca dulu, clam guys ini bukan nyeritain tentang PHO, kalian belom tau alur sebenarnya kaya apa, so mau tau lebih jelas baca yukkk😚😅😆 Peringkat : #60 nyata (29 Januari 2019) #88 lucu (11 Januari 2019)
Seperti Odong-Odong de wahyuhiday04
9 partes Concluida
"Eh, tau ngga sih. Tadi, Si A nembak gue," kata seorang cewek yang barusan aja ditembak, heboh. "Hah?" Temennya ngejatohin piring yang sedang dipegangnya ,syok. "Sumpah lu? Beneran?" "WOY!!! ITU KENAPA PIRING NYOKAP GUE LU PECAHIN?" teriak cewek yg barusan aja ditembak, emosi. "Yah, maaf deh. Lu sih, ngagetin gue." "Udah, udah." Temennya yang lain mencoba menengahi. "Jadi bener Si A nembak lu?" Cewek yang habis ditembak mengangguk pelan sambil bersihin serpihan piring yang berserakan. "Langsung?" Cewek yang habis ditembak menampakan senyum sok manis, lalu mengedipkan matanya bak orang yg udah lama gak minum obat cacing, "Iya." "Hah?" Temennya yang kagetan ngejatohin gelas yang baru aja dipegangnya. "Di-dia nembak lu langsung?" "HEH!!! ITU KENAPA GELAS NYOKAP GUE DIPECAHIN JUGA?!" "M-m-maaf. Lu sih, bikin kaget gue mulu. Kan lu tau gue orangnya kagetan. Kemarin aja, gue mecahin kepala orang. Gara-gara pas lagi megangin tuh kepala, gue dikagetin. **** [Maaf, masih tahap belajar. Jadi, jika kalian melihat ada kata-kata atau kalimat yg aneh, mohon dimaklumi. Karena, ternyata mencari pembimbing yang bisa ngajarin gue nembok itu susah.] . . [Untuk kalian yang udah baca matur nuwun. Tanpa kalian, gue hanyalah remahan gorengan kemarin sore.] . . [Tolong ketika kalian baca, jangan lupa sempetin waktu sedetik kalian buat vote yah. Pliiisss, pencet tanda bintang. Ingat bintang. Bukan, idung atau udel temen sebelahmu.] . . [Sekali lagi, muuucih.]
Cheerful Girl [ENDING] de RosyPutri4
53 partes Concluida
[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!
🦋SENJA BERCERITA (END)🦋 de ManusiaManusia401
39 partes Concluida
❗️❗️PERHATIAN ASLI KARYA OTAK SENDIRI❗️❗️❗️ JANGAN CUMAN MAMPIR VOTENYA JANGAN LUPA❗️, MASUKIN PERPUS KALIAN YAHHH😌😘 Di sebuah rumah yang terbilang megah nan indah milik dari seorang pengusaha yang terbilang cukup terkenal di negara A yaitu mahesa lavendra,yang terkenal akan ke bijaksanaan,dan murah hati tapi nyatanya berbanding terbalik dengan kenyataannya seperti sekarang terdengar banyaknya suara bantingan barang di dalam ruang keluarga. Prangg!! Plakkk!! "Anak tidak tau di untung" "Pembawa sial,kenapa tidak saya gugurkan saja kamu saat dalam kandungan istri saya" "Pembunuh!!!seandainya istri saya tidak melahirkan anak sial seperti kamu mungkin saya masih berasama dengan istri saya!!!"Maki seorang lelaki paruh bayah kepada seorang gadis yang terdiam menunduk dengan air mata yang sudah membanjiri pipinya "Senja juga nggak mau kayak gini pah!!!"teriak gadis yang sedari tadi menunduk Plak!!! "Berani kamu meninggikan suara kepada saya!!!"bentak pria paruh bayah tersebut setelah menampar pipi gadis di hadapannya Swasmita senjanilia levendra,gadis yang sejak lahir tidak tau apa itu kasih sayang dari seorang ayah yang bahkan setiap harinya hanya akan mendapat caci maki dan hinaan dari lelaki yang banyak orang katakan adalah cinta pertama seorang anak perempuan Bagaimana kehidupan senja selanjutnya?apakah ia akan bertahan di dalam rumah yang hanya berbentuk bangunan tersebut,tinggalll bacaaa😉😉😉 JANGAN LUPA NINGGALIN VOTE😘 Mulai 20-07-2024
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Diantara Kalian  cover
Seperti Odong-Odong cover
Crazy Boy✔[Hunhan-END] cover
Numbness (selesai) cover
ALASKA ✔ [SUDAH TERBIT] cover
Cherry cover
Cheerful Girl [ENDING] cover
🦋SENJA BERCERITA (END)🦋 cover
Ara dan Sean cover
Bad Boy & Cewek Cupu✓(Revisi & Completed) cover

Diantara Kalian

31 partes Concluida

"Bukannya ini yang Lo mau!! Lo gak suka kan gua ikut campur dalam kehidupan Lo?! Lo risih kan kalo gua terus ngontek Lo. Trus apa salah gua sekarang?! Bukannya Lo sendiri yang ngomong kalo gua itu BUKAN SIAPA-SIAPA LO" Ketus Adit "Apa?? Lo marah sama gua karna perihal itu?? Okke gua minta maaf, kalo emang waktu itu omongan gua nyakitin hati Lo" lirih Rara merasa bersalah, sedangkan Adit hanya mengacak wajah kasar. "Pasti karna ini juga kan Lo kemaren matiin telfon gua gitu aja!! Dan ngebatalin rencana yang udah Lo rencanain ke gua!! Iyya kan?? Bener dugaan gua pasti Lo baper atas omongan gua." Tambah Rara menatap sendu Adit. "Bukannya gua baper.. gua cuma mikir gitu 'oh Iyya, bener kata Lo, gua emang bukan siapa-siapa lo' gua hanya sekedar benalu dalam kehidupan Lo. Kedatangan gua kembali malah ngebuat hubungan Lo sama Raffa terusik. Setidaknya dengan cara gua kembali ngejauhin lo, Lo akan lebih tenang tanpa ada pengganggu kaya gua" balas Adit menatap ke arah lain "Tapi dit, gua gak bermaksud kaya gitu" ucap Rara memegang tangan kiri Adit dengan mata berkaca-kaca, entah mengapa ia sangat ingin menangis dengan ucapan Adit tadi. "Niat Lo udah bener, dan gua bakalan bantu wujudin niat Lo itu. Sumpah demi apapun gua sama sekali gak berpikir kaya gitu" ucapnya gemetar, Tetapi Adit malah melepas tangan rara, ia menghela napas dan langsung membalikan tubuhnya. "Maaf gua harus pergi. Gak usah khawatirin gua Ra, gua cuma lagi pengen sendiri." Lalu berjalan meninggalkan rara, Rara tak sadar ia telah meneteskan air matanya setelah seperginya Adit dari hadapannya. Tak lama Rachel menepuk pundak Rara dari belakang, buru-buru rara langsung menghapus air matanya dan tersenyum palsu ke Rachel. . . . . . . . penasaran mending baca dulu, clam guys ini bukan nyeritain tentang PHO, kalian belom tau alur sebenarnya kaya apa, so mau tau lebih jelas baca yukkk😚😅😆 Peringkat : #60 nyata (29 Januari 2019) #88 lucu (11 Januari 2019)