Alesha
  • WpView
    Reads 185
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 13, 2019
"Ayah, mengapa Ayah selalu tersenyum?" tanyaku pada Ayah, yang saat itu sedang mengelus rambutku penuh kasih. "Kenapa Ayah selalu tersenyum?" Ia balik bertanya, seolah pertanyaanku adalah sesuatu yang aneh. "Ayah hanya mensyukuri hidup. Kehidupan itu keras. Ada banyak orang diluaran sana yang menjalani hidupnya lebih sulit dari kita. Jadi, bersyukurlah. Cukup tersenyum dan hargai kehidupanmu, Sayang." ***** Namanya Alesha. Gadis polos nan lugu yang mendambakan sebuah pesta besar dalam hidupnya. Bagi Alesha, bahagia itu ada tiga. Makan es krim di waktu senja, tertawa, dan bersama Ayah selamanya. Ketiganya takkan pernah bisa tergantikan. Ini cerita tentang Alesha bersama Ayah. Tentang Alesha yang besar dalam kesederhanaan. Yang tidak pernah tahu kejamnya dunia diluar sana. Alesha pikir, asal bersama Ayah semuanya akan selalu baik-baik saja. Sesederhana kebahagiaan yang lebur dalam tawa. Tanpa gadis itu sadari, jika kejadian besar tengah menunggu dirinya. ***** ©2019, akakonara_20 First Start, 1 Juni 2019
All Rights Reserved
#990
aku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asha's Notes [Tamat]
  • FIZYA
  • Aleysha Please Don't Go!
  • CHIARA (Completed)✅✔
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • DANADYAKSA
  • (NOT) BEST MISTAKE ✅ [SELESAI]
  • ALGAFA
  • Fake Nerd ✔

Sudahi bucinmu, mari membaca kisah seorang lelaki remaja bernama Asha bersamaku! Sudah End, Tamat dan Selesai✔ Cerita Complete✔ *** Blurb: Akasha Adhyaksa, seorang anak laki-laki yang berkeinginan mendapatkan kembali perhatian keluarganya. Meskipun tidak dipedulikan, diabaikan, bak Asha hanya bayangan samar dalam keluarganya sendiri. Namun, satu hal yang Asha tahu, sampai akhir ia akan tetap menyayangi mereka. _____ Asha memalingkan wajahnya, menatap alat pendeteksi jantung yang menjalankan tugas. "Setiap yang hidup pasti akan mati, Bang. Sekuat apa pun berusaha menghindar, kalau memang udah waktunya, kita nggak bisa lari." *** Selamat datang di kisah Asha! BUKAN ROMANCE!

More details
WpActionLinkContent Guidelines