A Letter to Myself

A Letter to Myself

  • WpView
    Reads 3,006
  • WpVote
    Votes 618
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Dec 31, 2019
[COMPLETED] "Teruntuk diriku, Ada malam dimana kamu menangis. Lalu ada malam dimana kamu mengubur kesedihanmu dan berkata kamu sudah lelah. Tapi selalu ada hari esok yang membuatmu cemas dan ketakutan. Karena kamu terus berpikir bahwa esok akan selalu sama. Tidak ada mentari. Hanya ada hujan. Bisakah kamu berlari dari rasa takutmu? Bisakah kamu menatap segala sesuatunya sebagaimana cara orang lain memandang?" -Fyura Starlyn, A Letter to Myself Fyura Starlyn, seorang perempuan dengan gangguan kecemasan yang terus berjuang untuk sembuh. Perjuangannya justru mempertemukannya dengan Antares, senior di kampusnya, yang ternyata sama-sama memiliki luka dan kisah menyakitkan yang sulit dilupakan. Mampukah mereka berjalan keluar dari rasa sakit? Atau justru mereka harus bergelut dengan luka batin selama terus menerus? Kisah ini, termasuk segala tawa dan sesak yang tertulis di dalamnya, semua ini untuk kita. Untuk kita yang sedang belajar mencintai diri sendiri. Yang sedang merangkak dari rasa sakit. Yang sedang mencoba menatap hidup dengan penerimaan seadanya. Dan kamu, yang sedang tertatih, mencoba menerima diri. Ps : Baca saja, siapa tahu kamu menemukan teman di dalamnya😁 ~First publish : 1 Juli 2019 ~Update setiap Kamis dan Sabtu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Are Mine [Terbit]
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • ATHALARIQ
  • Andran [COMPLETED]
  • ALASKA ✔ [SUDAH TERBIT]
  • Breathe
  • BERISIK (END)
  • INSTABLE - (Ta) [Completed]
  • Filantropi [SELESAI]
  • STORY KEISHA (TAMAT)

Terbit dengan judul 'Aku, kamu, dan Masa lalu.' _______________________________ ‍"Kamu lebih pilih aku pacar kamu, atau dia masa lalu kamu?" -Rindu "Sorry, untuk saat ini gue lebih pilih dia. Karena dia lebih membutuhkan gue dan gue harus jaga dia." -Damian "Segitu pedulinya kamu sampai harus jagain aku, Dam?" -Reva ^^^^^^^^ Ternyata benar, cinta tidak selamanya memberi kebahagiaan. Namun, cinta juga mampu memberi rasa sakit yang bisa membunuh secara perlahan. -Rindu Agmasiana _____________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines