6 Marriage in 1 Day

6 Marriage in 1 Day

  • WpView
    Leituras 420
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jul 12, 2014
Bagaimana jadinya jika orang yang lembut bertemu dengan orang yang sangar? Bagaimana jadinya jika orang yang jutek bertemu dengan orang yang serius? Bagaimana jadinya jika orang yang pendiem bisa deket sama orang humoris? Bagaimana jadinya jika orang yang tomboy bertemu denga orang sangar? Bagaimana jadinya jika orang yang seorang fashionista bertemu dengan orang yang tidak tau fashion? Bagaimana jadinya jika orang yang cerewet bertemu dengan orang yang tidak suka dengan orang yang cerewet? Semuanya akan terjawab disini....
Todos os Direitos Reservados
#551
day
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Promise or Leave
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • B a d  K E T O S  v s  B a d  G I R L ️
  • Is LOVE
  • REYDIRA  || TERBIT
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Prestige
  • REVANARA
  • KEVIN DIRGANTARA
  • [1] ARJ || SAD ENDING [Completed]

WARNING!!! Foto cover ambil di pin. Cerita ini hasil dari pemikiran ku sendiri. Kalau ada kesamaan nama tokoh, Cerita, serta judul itu berarti karena murni sebuah ketidaksengajaan. Ada beberapa kalimat dan bahasa kasar di dalam cerita, mungkin ada sedikit adegan kekerasan, baik verbal maupun nonverbal. Jika tetap terus melanjutkan harap bisa mengambil sisi positifnya. Yang jelek di buang, ambil yang baik baik saja. Sebaiknya follow dulu sebelum membaca. . . . "Selama aku bisa melakukannya sendiri aku tak butuh yang namanya laki laki." "Bahkan laki laki itu tak becus menjalani perannya." "Makhluk tak berguna itu tak pantas ada." "Dia bahkan memberi luka tanpa penawar." "Mengenal salah satunya saja termasuk bencana." "Menganggap Makhluk itu adapun rasanya enggan." "Kalau saja bisa, akan gue bunuh semua makluk tak berperasaan itu." "Mari kita bantai habis mereka!" mereka tertawa keras dengan tangan saling merangkul satu sama lain. "DENGAR GIRLS! MEREKA TIDAK BISA MENINDAS JIKA KITA SELALU BERSAMA." "SETUJUUUUUUU." Mereka berteriak keras di tepi tebing terjal, suara teriakan mereka menyatu dengan deru ombak di bawahnya. membagi luka dengan lautan, itulah yang mereka lakukan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo