Story cover for Hiraeth by Fadhilah0010
Hiraeth
  • WpView
    Reads 521
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 521
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jul 01, 2019
Senja, gadis muda yang beruntung karena dipinang oleh Candra Pradikta, pengusaha muda yang sukses. 

Namun, memiliki pasangan hidup yang hampir sempurna seperti Candra tidak membuat hati Senja merasa bahagia. Awalnya ia bahagia karena pujaan hatinya telah memutuskan untuk hidup bersamanya. Tapi disisi lain, tiba-tiba muncul keraguan yang membuatnya harus pergi dan menenangkan hatinya.

Yogyakarta, kota dimana ia bertemu dengan Candra dulu semasa kuliah. Ia memilih untuk pergi ke Yogyakarta dan menenangkan hatinya.  Namun siapa sangka, ia malah bertemu dengan sosok pemuda yang membuat hatinya semakin goyah.

Akankah pernikahan Senja dan Candra berjalan lancar sesuai rencana? atau berakhir begitu saja? 
Lalu, siapakah pemuda yang membuat hati Senja menjadi goyah? Apa pemuda itu juga merelakan Senja begitu saja?















-Mengandung K-Pop
-First work, harap dimaklumi
-Typo masih bertebaran
-Efek samping setelah membaca, ditanggung pembaca
All Rights Reserved
Sign up to add Hiraeth to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
TUHAN PELUK AKU SEBENTAR SAJA cover
DONE FOR ME cover
WEDDING VOWS cover
Be Your Girl (TAMAT) cover
Love Or Whatnot (FIN) cover
244 Days to Hurt You cover
Senja Di peluk Awan  cover
After Djingga (Completed)  cover
ReSe cover

TUHAN PELUK AKU SEBENTAR SAJA

12 parts Complete

Karena tidak semua kehilangan harus disuarakan dengan air mata. Di antara warna jingga yang perlahan menggelap, ada sepasang mata yang menyimpan kenangan. Renjana Senja adalah kisah tentang kehilangan yang tak pernah selesai, tentang cinta yang sempat tumbuh namun tak pernah benar-benar dimiliki. Melalui sudut pandang seorang gadis yang masih menggenggam sisa-sisa masa lalu, cerita ini menyajikan perjalanan hati yang sunyi-saat luka tak bisa lagi disembuhkan waktu, dan rindu justru semakin dalam tiap kali senja datang. Ini bukan hanya tentang patah hati, tapi tentang bagaimana seseorang tetap bertahan, meski dunia yang ia tahu sudah tak lagi sama. Di tiap lembayung sore, ia belajar berdamai... meski dengan air mata yang tak terlihat.