We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Naraya~ [On Going]

Naraya~ [On Going]

  • WpView
    Reads 257
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 26, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Highschool
Love Triangle
Bad Boy
•TULISAN LAMA, BELUM REVISI. JADI MOHON MAAF JIKA BANYAK TYPO BERTEBARAN• ~R A S A~ Empat huruf yang biasa-biasa saja tetapi bisa mematahkan logika. Hati tidak pernah memilih kepada siapa ia diambil alih, yang aku tahu aku jatuh cinta pada pandangan pertama hingga seterusnya. Namun, kenangan manis yang dulu datang meracau kembali. Masa di mana hidupku layaknya boneka yang tidak tahu masalah cinta yang menyesakan hati. Namun, tetap saja, cinta pertama yang sudah terlewati tidak akan menggantikan cinta sejati yang sudah ada di hati. Cinta pertama atau cinta sejati? Itu bukan pilihan yang pasti, mereka sama-sama cinta yang dapat memberi luka dan bahagia. Bedanya, sejati itu abadi selamanya. Sedangakan pertama, pasti ada duanya. ~ Siap ikutan baper disini? Yuu cekidottt.....
All Rights Reserved
#704
cecan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Positif Cuek 100% (SELESAI)
  • A Wedding Moment (END)
  • The Struggle Is Love
  • Jemuran Zone
  • SEMPITERNAL (G!P) - JENLISA✔
  • SASHI
  • Hub Fii Notification
  • AKU, KAMU, DAN DIA (END)
  • Stay With Me Please! [Selesai]

Pernah mencintai kakak dari sahabat sendiri? Pernah. Pernah menyatakan cinta? Pernah juga. Apakah diterima? Jelas tidak. Nasib Cia begitu menyedihkan saat cinta pertamanya menolak perasaannya. Kenyataan pahit itu membuatnya pergi untuk melupakan segalanya. Setelah bertahun-tahun lari, takdir seolah datang untuk mempermainkannya. Kondisi yang mendesak membuat Cia harus menerima kenyataan jika ia akan bekerja dengan Agam Mahawira, pria yang menjadi cinta pertama sekaligus pusat traumanya. Apakah pria itu masih sama? Tentu tidak. Seorang Agam Mahawira telah berubah, berubah menjadi lebih menyebalkan tentu saja. "Sudah punya pacar?" tanya Agam. "Privasi, Pak," jawab Cia "Ternyata belum. Kalau gitu saya ada tugas baru buat kamu." "Tugas apa lagi, sih, Pak?" tanyanya kesal. "Jadi pacar saya." *** Viallynn

More details
WpActionLinkContent Guidelines