CAPING UDIK

CAPING UDIK

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 1, 2019
Puisi mengenai usaha para petani untuk merawat padi. Meskipun banyak orang-orang di luar sana, memandang sebelah mata profesi ini. Tetapi, para petani tetap merawat padi dengan semangat. Sehingga nantinya akan menjadi beras.
All Rights Reserved
#39
petani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Apa yang harus dilakukan? Terpaksa jadi ibu tiri anak yang suka cerewet
  • Trauma
  • 農民物語; Cerita Petani
  • PERTEMUAN CINTA DI APLIKASI
  • [END] Jenderal Wanita Berubah Menjadi Keluarga Kaya yang Berdarah
  • Tentang Kamu [Completed]
  • Koi Little Fu Bao: Sembilan Saudara Mencintaiku Sampai Ke Langit
  • ABSURD QUOTES I
  • Istri Tuan Tanah: Kisah yang Tak Terungkap (End)
  • Menerobos Kabut Merah

_NOVEL TERJEMAHAN_ Judul: 怎麽辦?被迫成了杠精崽子的後娘 Penulis: Bao Xiang / 抱香 Tag: membesarkan anak, kehidupan sehari-hari, menikah dulu, cintakemudian, dinasti fiksi, tidak perlu mempertimbangkan. Luo Chaoyan, seorang pekerja modern yang bernasib malang, terhempas ke masa lalu yang asing akibat sebuah topan. Ayahnya adalah pejabat tingkat lima, dan ibunya adalah putri seorang pengusaha kaya Jeju. Awalnya dia berpikir bahwa dia dapat menjalani kehidupan yang santai dalam kehidupan ini. Namun dia tidak menyangka akan ditipu oleh Huo Rui yang berusia lima tahun di sebuah jamuan makan. Hal ini memaksanya untuk menikah dengan ayah anak itu dan ia menjadi Nyonya Huo yang diirikan. Sejak saat itu dendam di antara mereka berdua makin membesar. Istana Taifu yang terkenal dengan peraturannya yang ketat, dibuat kacau oleh mereka berdua. Suatu hari, Luo Chaoyan melihat kaki ayam yang dicuri dan mengeluh kepada suaminya: "Putramu tidak berbakti!" Huo Rui menatap paha ayam yang dibawa pulang itu dan mengeluh kepada neneknya: "Nenek, menantu perempuanmu ini tidak tahu bagaimana menyayangi anak-anak." Orang tua keluarga Huo: "..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines