Story cover for Jégar by cimowa-fleonara
Jégar
  • WpView
    Leituras 7
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 7
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em jul 01, 2019
Mencintai dalam diam sudah seperti rutinitas cewek-cewek seumuran Senja. Cukup melihat dari jauh saja sudah bikin gila. Apalagi ditatap dan sapa.

Ga tahu deh udah kayak gimana.

Itupun yang dialami Senja. Cewek biasa seperti umumnya kalangan-kalangan cewek normal. Yang sudah menaruh hati pada Jegar. Kakak kelasnya yang sudah berhasil membuat hatinya loncat-loncatan.

Bisakah Senja menaklukan hati Jegar yang disukai banyak cewek?
Todos os Direitos Reservados

1 capítulo

Inscreva-se para adicionar Jégar à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#586imagine
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Senja dan Jingga  cover
Let You Go cover
Cold as Ice Cubes (END) cover
C&E cover
Too Late To Realize (END) cover
Jatuh Hati cover
[Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT] cover
Kakak kelas Amburasud! cover
erreur cover
BAD GIRL ( END) cover

Senja dan Jingga

7 capítulos Em andamento

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?