RaDio (ClaraDio) I

RaDio (ClaraDio) I

  • WpView
    Reads 2,057
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 6, 2019
Gue adalah Clara, cewek yang memiliki pesona yang membuat laki-laki terpesona dengan aurah kecantikan gue. dia memiliki tiga sahabat, tapi sayangnya satu sahabatnya mencintai cowok yang sama di SMA bougenvil. Akankah Clara dapat mengubah kebiasaan Dio? "Kenapa kak Rifky gak pacaran aja? Kak Rifky masih normal kan" ucap Clara. "Gue masih normal kali, bahkan gue ngasih jarak antara loh dan gue, kalau enggak pasti udah terjadi sesuatu" Tanpa banyak bicara Rifky mendekatkan wajahnya Pada cewek tersebut dan tetap terdiam posisi tersebut dalam beberapa detik. Lalu ia menjauhkan wajahnya. "Udah tau jawabannya kan" tanya Rifky. Ingin tau kelanjutan ceritanya yang mengajak kita ikut berperan dalam hati, baca cerita ini hingga habis. Ku jamin top cer, buat yang baperan
All Rights Reserved
#414
dio
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Impossible
  • AL AL GANG [Complicated]
  • BECOME BEAUTY (END)
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • ON SIGHT (Completed)
  • THE WAY OF LOVE [ REVISI ]
  • CLAYXZANDER
  • Effort 2 [ Completed ]
  • True Life, True Love ☘︎ (𝐶𝑜𝑚𝑝𝑙𝑖𝑡𝑒𝑑)

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines