Sofea Aires

Sofea Aires

  • WpView
    Reads 2,130
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing1h 22m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 22, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Anak angkat? Tidak semua orang merasa diangkat oleh sebuah keluarga. Belum lagi jika keluarga itu ikhlas atau saja2 mahu mengambil anak angkat. Sesetengah orang merasa keluarga angkat yang sadis. Mereka di ambil semata2 mahu menjadikan mereka orang suruhan. Tapi tidak bagi Sofea Aires. . Sofea Aires di angkat ketika usianya 9 tahun. Di angkat di kalangan orang berada. Tapi tidak pernah sekalipun orang tuanya itu menyakitinya termasuk abang angkatnya. Dari kecil, dia dibesarkan dengan penuh kasih sayang. Fareez tidak pernah membiarkan adik kesayangannya disakiti. Dia berjanji akan tetap melindungi dan tidak akan meninggalkan Sofea. Sayangnya terhadap Sofea bukan sebagai seorang adik malah lebih dari itu. Namun janji tinggal janji, dia terpaksa keluar negara untuk melanjutkan pengajian. Namun sepulangnya Fareez ke tanah air, dia nekad mahu menjadikan Sofea miliknya. . "So to make it clear, will you be mine?" - Aaron Fareez. "Sofea..terima.." - Sofea Aires.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pemuas Nafsu Keponakan
  • Jun & Hana
  • Menunggu mu..
  • Bumi
  • TAKSUB (PBAKL 2019)
  • Just Sorry (END-Complete)

Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel. Untuk adek-adek mohon jangan baca ini ya..... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Aku, Rina, seorang wanita 30 tahun, berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku sementara tinggal dengan kakakku dan keponakanku, Aldi yang berusia 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan, namun berubah menjadi mimpi buruk ketika Aldi menunjukkan perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Aku terjebak dalam perang batin antara rasa bersalah dan penyesalan, sementara bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam. Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi, tetap percaya bahwa segala sesuatu baik-baik saja. Ketika dia pergi meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku. Aku mencoba berbicara dengan Aldi untuk menghentikan siklus ini, tetapi perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuatnya semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan Aldi dan menemukan kedamaian, atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines