MANIK
  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 8, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
" duh sebenernya gua sahabat apa pengasuh lo sih" Tatiana parameswari " gak tau lagi dah gua kalo gak da lu boncel" Ardian Bachtiar cuma cerita receh tentang dua pasang anak muda yang dah sahabatan dari lahir.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Stranger; BABY A [ON HOLD]
  • FIVER'S (Comoleted)
  • Best[boy]friend
  • seindah senja abadi
  • YOU | Lee Know stray kids
  • EXCHANGE
  • Friendship and Love [END]
  • Quarter Love Crisis
  • Always Forever Me
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

[Seri terakhir dari 'Double Kill' Series] *** Juna tidak pernah menganggap kalau hidup itu ribet. Di antara teman-temannya, Juna adalah manusia paling selow dan membiarkan hidupnya mengalir seperti air. Selama ini pun, hidupnya aman-aman saja, tidak pernah ada masalah yang membuat hidupnya gonjang-ganjing. Namun, kehidupan selow Juna mulai terusik saat dia berada di tingkat akhir perkuliahan, yang berawal dari skripsi. Saat semua teman-temannya sudah hampir separuh perjalanan, Juna masih belum memulai apa-apa. Tidak berhenti di sana, Juna juga harus dihadapkan pada masalah keluarga. Abangnya tiba-tiba berulah yang membuat semua orang murka. Seakan belum cukup, bukannya bertanggung jawab atas apa yang sudah dilakukan, Abangnya Juna memilih untuk kabur dari rumah dan menghilang sampai sekarang. Bertahun-tahun berlalu, hidup Juna mulai tertata lagi, kembali seperti sedia kala. Namun, sepertinya memang kata selow sudah tak lagi cocok bersanding dengan Juna sejak era skripsi sialan itu. Entah dari mana asalnya, dan bagaimana asal-usulnya, mendadak Juna harus bersinggungan dengan anak kecil berusia hampir empat tahun bernama Azura. Begitu melihat Azura, jantung Juna langsung berdetak kencang dan perasaannya jadi tak nyaman. Apalagi saat Azura berlari ke arahnya sambil berseru, "Papih!" Juna ingin mengelak, tapi setelah dilihat dengan lebih detail lagi, wajah Azura memang mirip sekali dengannya dan mendadak ingatan tentang masa lalu menghantamnya dengan telak! []

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido