The Reason

The Reason

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 5, 2020
Merasa sendiri dalam artian sesungguhnya, dimana kata sosial sudah tidak ada lagi harganya. Itulah yang sedang dirasakan oleh gadis kecil bernama Mutiara Pelangi. Ditinggal oleh kedua orang tuanya dengan kondisi dirinya sedang berbadan dua. Dia kuat. Dia Tegar. Dia adalah gadis istimewa. Senyum dan tawanya adalah senjata terkuat yang dimilikinya. Yang dapat membuat kebahagiaan kecil disekitarnya. Riyan Ardino jingga. Seorang lelaki remaja yang berbakat diberbagai bidang dan hampir saja menyerah pada penyakit yang dideritanya. Kanker otak stadium 2 dan jangka hidup yang tinggal sebentar. Dia takut, dan mungkin akan menyerah. Namun gadis bernama mutiara itu memberikan secercah cahaya untuk bangkit dan berubah. Sampai pada suatu saat, mereka dipertemukan kembali setelah setahun lamanya saling mengubah dan mempersiapkan diri. Apakah mereka masih mengingat satu sama lain? Ayo baca dan telusuri kisah lengkapnya!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Antara Harapan dan Kenyataan
  • Bahagia untuk Raina
  • Janji Seribu Bulan ✓
  • Xless Marriage
  • ALONE
  • Reaching You
  • a destiny
  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • Still the Same Heart

Edith adalah seorang mahasiswa yang menjalani kehidupan sehari-harinya dengan penuh tantangan. Merasa kesepian di tengah kesibukan kuliah, ia memutuskan untuk mencoba aplikasi pertemanan. Di sanalah ia bertemu Jihan, mahasiswi lain yang memiliki latar belakang yang serupa. Keduanya mulai berbagi cerita tentang masalah keluarga dan hubungan mereka, membangun koneksi yang mendalam meski hanya lewat layar ponsel. Seiring waktu, kedekatan mereka tumbuh. Jihan sering menceritakan kesedihannya, terutama tentang keluarganya yang tidak memahami pilihannya untuk kuliah. Sementara Edith juga berbagi beban emosionalnya, mencari dukungan di tengah tekanan akademik. Suatu hari, Jihan harus dirawat di rumah sakit akibat penyakit yang tidak terduga. Dalam keadaan rentan tersebut, Jihan mengungkapkan perasaannya kepada Edith, dan mereka pun memutuskan untuk berpacaran. Awalnya, hubungan mereka tampak sempurna, dipenuhi cinta dan harapan. Namun, seiring berjalannya waktu, Jihan mulai berubah. Ia menjadi lebih tertutup dan sering mengabaikan Edith. Edith merasa bingung dan sakit hati melihat perubahan sikap Jihan. Mereka sering bertengkar, dan komunikasi yang dulunya lancar kini terhambat. Edith berusaha keras untuk mempertahankan hubungan mereka, tetapi Jihan tampak semakin menjauh. Di tengah ketidakpastian ini, Edith harus menghadapi kenyataan pahit bahwa hubungan yang dulunya penuh harapan kini berakhir dengan kesedihan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines