A Bad Boy
  • WpView
    LECTURAS 482
  • WpVote
    Votos 53
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ene 30, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Reina Syafira seorang wanita yang jail, ceria, friendly dan sangat suka dengan anak kecil. Di cintai atau mencintai seseorang? Seorang lelaki yang suka buat onar terkesan buruk dimata orang lain, berbeda dengan lelaki ini, yang membuat Reina terkesan akan ketulusan nya. cara nya memperlakukan wanita yang sulit di tebak, membuat wanita terkadang tersenyum tanpa sadar "LO TUH BAHAGIA GW, KALO LO PERGI BAHAGIA GW SIAPA?" . . . . . . . Enjoy with my story :v Minta maaf sekali kalo banyak yang typo gitu
Todos los derechos reservados
#311
sayang
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • Rindro (SELESAI)
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)
  • Unwanted Wedding
  • ALERIK ( COMPLETED )
  • My Love Is Badai [ COMPLETED ]
  • Terpaksa Melayani Presdir Impoten
  • Hadiah Cinta Sepuluh Hari [TELAH TERBIT]
  • -CANTIKA- [COMPLETED]

Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido