My Future Husband [END]

My Future Husband [END]

  • WpView
    Reads 5,504
  • WpVote
    Votes 246
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sat, Jul 27, 2019
Langkahnya mundur saat menangkap seseorang sedang tertidur lelap di atas ranjangnya. Seorang pria. "HAAA! BANGUN! SIAPA LO? KENAPA ADA DI KAMAR GUE?!" teriak Dea histeris. Ia melempar bantal dengan keras ke arah pria tersebut. Pria itu bangun seraya mengucek kedua matanya yang masih terlihat mengantuk. Ia menatap Dea, lalu tersenyum. "Hai!" "Heh? Siapa lo? Kenapa ada dikamar gue?!" "Aku suami kamu, Dea." ***** Hidup Deandra semula banyak masalah, ia luntang-lantung didesak mencari pekerjaan. Sedangkan ia hanyalah tamatan SMA, enggan lanjut kuliah. Namun, ketika ia terbangun dari mimpi indahnya, sudah ada pria yang satu ranjang dengannya. Ia mengaku sebagai suaminya di masa depan. Hidupnya semakin runyam tatkala kehadiran pria itu selalu menganggu hidupnya, juga mengubah sebagian dari prinsipnya. .. sebuah kisah fiksi ***
All Rights Reserved
#178
future
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Come Back to Me (Completed)
  • Dear Future (new version)
  • MEMORIA (COMPLETE)
  • A Whole New World (Completed)
  • When A Woman, Fell In Love with "Her Husband"
  • Crazy Lovely Man [Tamat]
  • Number One (completed)
  • the Ridiculous Matchmaking [Jjk]

Siang itu cerah. Tak ada setitik awanpun disana. Pandangannya teralih, dan jatuh pada seorang pria yang baru datang dari parkiran. Tinggi, dan putih. Tipe idealnya. Tak lama, wajah kaku itu berhias senyum sinis. Matanya mengikuti kemanapun pria itu pergi. Sudah lama Zania memperhatikan pria di bawah sana. Namanya Vian mahasiswa jurusan musik. Awalnya dia pikir pria itu masuk dalam tipe idealnya. Tapi tidak! Pria itu tengil, menyebalkan dan sering menggunakan bahasa antah berantah yang Zania sendiri tak tau apa maksudnya. Satu lagi, pria itu tak punya otak. Kelakuannya yang sembrono dan tak pernah serius benar-benar membuat gadis itu ilfell. "Woy! Disini lagi? Jangan-jangan lo cucunya setan penunggu jembatan ini!" Suara seorang pria mengusik telinganya. Membuat gadis itu mau tak mau harus menengok. Vian. Seperti tebakannya. Tak ada orang lain yang lebih nggak jelas dari pria di hadapannya sekarang. Bukan spacenya untuk meladeni pria macam ini. Gadis itu berbalik, lalu beranjak pergi. "Woy! Gue ngomong sama lo kali! Bukan sama balkon" teriak pria itu menghentikan langkah Zania "Mending lo ngomong sama balkon aja. Mungkin dia lebih paham bahasa planet lo" ucap gadis itu tanpa menoleh. Hanya sebentar, lalu segera kembali berjalan. Vian hanya tersenyum masam. Terus memperhatikan punggung gadis itu yang mulai menghilang. * * * Tanpa di duga, sebuah hari tiba. Memutar balikkan persepsi gadis itu tentang seorang Vian. Gadis itu jatuh cinta terlalu dalam. Sampai saat masa lalunya kembali datang. Mengacaukan kisah cintanya yang sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines