A Love-Hate Relationship; Champagne and Us

A Love-Hate Relationship; Champagne and Us

  • WpView
    Reads 1,268
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 21, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Apa yang akan kalian lakukan ketika seorang pria charming menoticemu secara terang-terangan? Sebelum kau persis jatuh cinta dengannya, kau menyadari pria idaman itu sudah ada yang memiliki. Lantas apakah notice itu akan berakhir indah, atau malah merusak semua keadaan? ### Feyre menikmati masa-masa pengangguran pasca kelulusannya sebagai bachelor business. Ia tidak terinspirasi menjadi pengusaha kaya raya seperti keluarganya. Alih-alih ia menjadi supir antar jemput adik sepupunya ke sekolah. Ia pikir, kegiatan barunya yang tidak penting itu perlahan membawa berkah soal asmaranya. Siapa yang tahu? Tian mencintai pekerjaannya, namun seseorang mengusiknya. Ia benci suasana ramai dan berisik. Tapi suatu hari, seseorang di tengah keramaian menatapnya dengan sendu. Iris mata kecoklatan itu menghipnotisnya. Seolah, naskah yang ia bacakan mengalir indah, mendukung suasana hatinya. Mulai saat itu, ia ragu apakah hatinya masih sepenuhnya milik sang kekasih atau tidak. ### "Saya minum sampanye ketika saya menang, untuk merayakan sesuatu, ketika saya ingin melupakan, meminumnya karena kehilangan, menghibur diri." - Tian.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • That One Glimpse Love
  • Titik Hitam Dalam Nurani [END]
  • I Love You
  • Sejuta Luka Giel
  • Ad Meliora || END✓
  • Aku Disini Kak! [End]
  • Prestige
  • My Prince
  • Shivviness[END]
  • Devon [END]

Pindah ke tempat baru tak pernah terasa mudah, apalagi saat segalanya terasa asing, dingin, dan penuh tatapan yang tak dikenali. Ia datang bukan untuk mencari teman-apalagi cinta. Tujuannya sederhana: lulus, lalu pergi. Namun, takdir seolah punya cara sendiri dalam mempermainkan hati. Satu tatapan. Singkat, tapi cukup tajam untuk menggoyahkan dinding yang selama ini dijaga rapat. Pandangan yang seharusnya tak berarti apa-apa justru meninggalkan jejak di benak seseorang yang bahkan tak tahu namanya. Dan dari situlah semuanya bermula. Tanpa janji, tanpa rencana. Hanya perasaan yang tumbuh diam-diam dari kejadian yang terlihat sepele. Karena kadang, yang dibutuhkan hanyalah satu pandangan untuk mengubah arah hati. - That One Glimpse Love. Written by aiisweetie.

More details
WpActionLinkContent Guidelines