Between love and friend

Between love and friend

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 20, 2019
"Gw bingung sama dunia ini!" Ucap jihan sambil menenggelamkan kepalanya di kedua tangannya. "Kenapa yg semua gw lakuin itu selalu salah di mata org lain haa?? kenapaa?!!" tanya jihan kpd dirinya sendiri sambil menangis. *tok tok tok* "Kak.Jihan ini ada kak.Nabila dateng" sahut della dari luar pintu. "Suruh Bila pulang ajh jen! kaka capek mau tidur" aku menjawabnya dengan ketus. *tok tok tok* (tidak ada jawaban dari dalam ) "Jihan..." panggil bila dari luar. "Jihh..bukain pintunya dong" ucapnya lagi."Jihan lu kenapa sih? lu knp? ko lu diemin gw kaya gnih sih jih? gw ga ngerti lu knp sih?" tanya bila lagi. *tok tok tok* "Jihan bukain dong... Jih...yudh klo lu ga mau cerita sama gw gpph, tapi lu beneran ga mau ketemu gw nih?" sahut bila lgi. "Oke gw balik.. Bay!" ucap bila dan pergi.
All Rights Reserved
#61
between
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BECAUSE NOONA
  • Maaf' (Revisi)
  • Partfect
  • ohaehada:'
  • PERGI TANPA PILIHAN
  • DIJODOHIN?!
  • GEVRONZ
  • Our house ᶠᵗ (97ˡⁱⁿᵉ)✔
  • Dream Mine (Selesai)

"Noona mau apa?" "Kumohon jangan mendekat!" Tanya Ji-Sung pria itu mulai kelihatan panik dengan apa yang terjadi saat ini. "Temani aku tidur, aku terbiasa tidur dengan memeluk seseorang dulu baru aku bisa tidur!" Ucap Karina, ucapan Karina membuat sistem kerja otaknya kembali tak berfungsi dengan baik hingga ia tak bisa berfikir tentang mana yang baik dan tidak baik, mengingat begitu banyak yang ia pikirkan saat ini. "Noona, apa kau tau bahwa semua ini adalah salahmu!" "Kalau saja kau tidak mabuk, semuanya pasti akan baik² saja!" Ji-Sung menarik kembali tangannya dan meluapkan marahnya pada Karina,pria itu mulai berdiri dan kedua matanya memerah menahan emosi. Ji-Sung menatap tajam Karina, sementara gadis itu hanya menatapnya polos membuat tingkat frustasi jisung semakin memuncak, dengan lemas ia kembali duduk disofa dan menyembunyikan wajahnya dengan kedua tangannya, dalam hidupnya ini pertama kalinya ia marah seperti ini, Karina benar-benar membuat emosinya meledak. Ia bahkan merasa sedikit bersalah karena sudah berteriak didepan Karina, gadis yang lebih tua 2 tahun darinya, harusnya ia tak membentak gadis itu namun itu tadi diluar kendalinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines