Haruskah Aku Seperti Ini?

Haruskah Aku Seperti Ini?

  • WpView
    Reads 263
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 16, 2019
"NABILLA...AWAASSS..!!!!!!!!!!!" BRUKKK CKITTTTT...... "ANNWAEE.!!!!!!....EONNIE...HIKS...... HIKS.....BANGUN.....KUMOHON!!!!...HIKS.... AYO KITA...BERMAIN LAGI...HIKS..." "APA YG KAU LAKUKAN PADA ADIKKU!!DASAR PEMBUNUH!!!PERGI KAU!!!" "HIKS.....AKU BUKAN PEMBUNUH OPPA!!!!!...HIKS....ITU TAKDIR......HIKS......" _________________ "Nabilla..hiks......bangunlah.....ini oppa......hiks...kau tidak kangen pada oppa?...hiks......mianhae nabilla......jebal bangun...hiks......hiks...." Tit-------------- "ANWAEE..... NABILLA BANGUNLAH....HIKS.....JEBALL..........MIANHAE......KUMOHON BUKA MATAMU........HIKS......JANGAN BERCANDA....HIKS..........." 'jangan menangis oppa,nabilla selalu ada disamping oppa.walau tak terlihat nyata bagi oppa, Sampaikan salamku pada eonnie bahwa aku sangat menyayangi mereka melebihi diriku sendiri'-nabilla 'kenapa rasanya menyakitkan?mencintaimu diam diam.dan sekarang?kau pergi meninggalkanku dengan rasa cinta yang semakin membuncah di dadaku.terasa sesak bukan?ya itulah yang aku rasakan.aku berjanji,sampai kapanpun aku akan selalu mencintaimu dan menyayangimu sepenuh hati.aku akan terus menunggumu,entah sampai kapan aku akan terus menunggumu,mungkin tak berujung?-reza ___________________ Apa aku berhak bahagia?
All Rights Reserved
#489
konflik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √
  • Always Okey
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • DIAM
  • King of Demigod : Into The New World
  • BUNGKAM
  • HOME (Kim Taehyung) END
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Let Me Save You [Vkook]  (END)
  • Maaf' (Revisi)

⚠️DALAM TAHAP REVISI ⚠️ [SUDAH TAMAT] FOLLOW TO READ READER!!! Sejak kepergian kedua orang tuanya dalam sebuah kecelakaan tragis, kehidupan seorang gadis muda berubah menjadi mimpi buruk. Ia tinggal bersama ketujuh kakaknya-orang-orang yang seharusnya menjadi pelindung dan penghibur, namun justru menjadikannya kambing hitam atas kehilangan mereka. Tanpa bukti dan tanpa alasan yang masuk akal, ketujuh kakaknya menuduhnya sebagai penyebab kematian orang tua mereka. Hati yang dulu penuh kasih berubah menjadi bara amarah yang terus membakar, menciptakan jurang dalam keluarga mereka. Gadis itu hidup dalam bayang-bayang rasa bersalah yang tak pernah ia pahami, terpenjara oleh luka yang ditinggalkan oleh keluarga sendiri. "Apa salah ku?" ucapnya dengan suara lirih, tak mengerti mengapa ia harus menanggung semua ini. "Oppa, maafkan aku... hiks." "Arghhh! Jangan siksa aku lagi!" teriaknya dalam ketakutan, tubuhnya gemetar setiap kali langkah kaki para kakaknya mendekat. "Oppa... tolong aku... bantu aku... hiks..." "Eomma... Appa... aku rindu... bawa aku pergi... hiks..." Hanya rasa rindu yang menjadi temannya setiap malam. Rindu akan pelukan hangat sang ibu, dan suara tenang sang ayah. Di tengah gelapnya kebencian yang terus membayangi, apakah masih ada secercah harapan untuk gadis kecil itu menemukan cahaya dan kasih yang hilang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines