Dejavu

Dejavu

  • WpView
    Reads 565
  • WpVote
    Votes 163
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 7, 2022
Sunmi tak henti hentinya meneteskan air mata, dipenghujung kehidupannya tidak ada satupun kerabat yang hadir menemaninya. adik yang dulunya diurus dan dibiayai sekolahnya pun menghindarinya dengan berbagai alasan apalagi sanak kerabat lain. Sunmi tidak mengerti mengapa hidupnya berakhir dengan tragis dan sendirian. Padahal Sunmi merasa selama ini sunmi selalu memberikan yang terbaik untuk membantu saudara dan keluarganya. Sunmi meninggalkan jasadnya dalam kesedihan dan penyesalan, seandainya ada kehidupan selanjutnya, atau dia bisa kembali ke masa-masa mudanya dia akan berhati-hati terhadap orang-orang di sekelilingnya yang cuma ingin memanfaatkannya. ### Sunmi membuka matanya dan menatap sekelilingnya dengan heran mimpi itu datang lagi, ini adalah untuk kesekian kalinya dia memimpikan kejadian yang sama, seolah-olah itu adalah pengalaman hidupnya sendiri.
All Rights Reserved
#770
paranormal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When the Sunflowers Bloom
  • Dia SemestaKu
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • BAD PLAYER ✓
  • SAVE MY SELF
  • 74/366
  • Alter Ego [TERBIT✓]
  • Bts X horor Part Story (END)
  • High Degree Of Love

Suni selalu percaya bahwa hidupnya akan berjalan sesuai rencana-hingga kehilangan mengajarkannya bahwa tidak semua hal bisa ia genggam selamanya. Kembali di tengah hiruk-pikuk kota kelahirannya seusai menuntaskan studinya di luar negeri, Negeri Matahari Terbit, The Land of the Rising Sun yang ia pijak untuk mengejar mimpi, ia menemukan kenangan yang tertinggal: video lama dari seseorang yang pernah menjadi cahaya dalam hidupnya. Di sanalah ia dihadapkan pada realitas yang selama ini ia hindari-tentang kehilangan, perpisahan, dan arti bertahan Dari bangku kuliah hingga langkah pertama di dunia kerjanya, Suni belajar bahwa menjadi dewasa bukan sekadar bertambahnya usia, tetapi juga keberanian untuk melangkah meski tidak selalu tahu arahnya. Dengan keluarga yang selalu ada, sahabat yang mendukung, dan masa lalu yang terus membayangi, ia mencoba memahami dirinya sendiri di tengah dunia yang terus berubah. Apakah cahaya yang ia cari selama ini ada di luar sana-atau sebenarnya selalu ada di dalam dirinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines